Di Ramadhan ke-sekian ini, bagaimana persiapan kita?

11351336_10204836987907398_5946812112855538684_n

Di posting di catatan facebook pada tanggal June 4, 2015 at 6:34pm

Beberapa waktu yang lalu, saya membuka kembali lembaran-lembaran nasihat mengenai Ramadhan, kemudian saya menemukan satu ungkapan Ibnul Qayyim Al Jauziyah yang sangat menarik, yakni

“Perumpamaan 12 bulan itu seperti 12 anaknya Ya’qub. Sebagaimana Yusuf adalah anak yang paling dicintai Ya’qub, maka begitulah Ramadhan, bulan yang paling dicintai Allah swt. Sebagaimana Allah mengampuni semua saudara-saudara Yusuf itu hanya karena doa satu orang (doa Yusuf ketika menjadi pemimpin Mesir, ketika saudara-saudara Yusuf datang dan meminta maaf, kemudian Yusuf mengatakan, “Laa tadriiba ‘alaykumul yaum, yaghfirullahu lakum, tidak ada masalah, saudara-saudaraku, mudah-mudahan Allah mengampuni kalian semua”). Maka demikian dengan Ramadhan, Allah mengampuni dosa 11 bulan itu dengan keberkahan satu bulan Ramadhan.”

— Ibnul Qayyim al Jauziyah

 

Semua diantara kita barangkali telah pernah membaca kisah Yusuf, yang dibuang oleh saudaranya ke dasar sumur, yang kemudian perjalanannya menjadi sangat berbeda, diperdagangkan, dijadikan pembantu di istana, digoda majikan, dipenjara; namun kemudian berakhir menjadi bendahara negara nan mulia. Allaaah. Jikalau Ramadhan diperumpamakan oleh Ibnul Qayyim seperti Yusuf, jangan sampai kita menjadikannya sebagaimana saudara-saudara Yusuf, membuangnya jauh ke dasar, melupakannya, ‘memperdagangkan’ Ramadhan kita dengan harga murah, tanpa mengetahui betapa bernilainya Ramadhan itu dalam dunia dan akhirat kita. Na’udzubillah.

Read More »

Advertisements