Barangkali ini suatu kecerobohan

Hari ini sembari berjalan pulang menuju rumah cahaya saya tetiba mengingat pesan seorang senior terhadap saya,

Kamu itu kurang berani, Ta!

Di detik berikutnya, pada sisi lain, saya mengingat pesan seorang teman sepergerakan beberapa tahun lalu,

Kamu hanya perlu menulisnya, memulai untuk menuangkannya

Waktu itu saya berdalih seperti ini: saya tidak ingin terjebak dengan euforia kebanggan diri dalam menuangkan ini dan itu. Ahh, betapa absurdnya pikiran saya hari ini.

Read More »

Advertisements

An allegory of living the life

Angin rindu, yang terhembus sampai di jendela kamarmu,
Yang sempat kau tanyakan kepadaku kala itu, “dingin sejuk apakah itu?’
Aku hanya bisa diam membeku dalam lisanku,

Llu bergumam dalam hati,
“itu angin rindu, yang kukirim lembut pelan dalam sendu, kepadamu..’

http%3A%2F%2F31.media.tumblr.com%2F3fcad32e387c678c7df1ffbca5c115e1%2Ftumblr_nd0zy8H6bJ1r693e5o1_500

Read More »

Kisah Mimpi seorang Hamba Sahaya

“Setiap diri kita adalah pemimpin, dan akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang kita pimpin”

suatu saat khalifah Umar bin Abdul Azis mendengar cerita dari seorang hamba sahaya tentang mimpinya.

Umar bin Abdul Azis tertarik waktu hamba sahaya itu bercerita. “Ya, Amirul Mukminin. Semalam saya bermimpi kita sudah tiba di hari kiamat.Semua manusia dibangkitkan Allah, lalu dihisab. Saya juga melihat jembatan shiratal mustaqim.”

Umar bin Abdul Azis mendengarkan dengan seksama. “Lalu apa yang engkau lihat?” tanyanya.

Read More »