Games Kelas Bunsay Level 3 : Family Project – Day 3

Hari ketiga ini Bubu dan babyMay sdh kembali ke Yogyakarta setelah beberapa hari menemani Uti kung di Pati dan Rembang. 

Dan hari ini Yaya pulang. Setelah kepulangan Yaya pekan lalu kami mencari souvenir utk teman kelas Yaya dr berbagai negara dan kain batik utk Supervisor dan keluarga Jepang yg akan dikunjungi, pekan ini kami harus hunting utk souvenir lembaga yg akan dikunjungi Yaya. 

Yaya sedikit kelelahan krn hrs bolak balik Bandung Yogyakarta, sembari menunggu Yaya fresh kembali, Bubu mencari info tentang toko souvenir yg recommended. Dan ada dua opsi, ke Mirota di Jl Malioboro atau hunting kerajinan perak di Kotagede. 

Setelah diajukan ke Yaya, kami memilih ke Mirota krn faktor lokasi, kelengkapan, dan banyaknya tempat yg hrs kami kunjungi hari ini. 

Meluncur ke Mirota, dg May yg adaptasi dg ramainya Malioboro. Awalnya May tidur kemudian terbangun. Alhamdulillah May masih kooperatif di awal walaupun ini jam ngantuknya. 

Di Mirota, alhamdulillah kami menemukan banyak alternatif. Mengelilingi satu lantai yg penuh isi craft bikin kaki pegel juga dan harus hati2 krn May udh bs meraih, jangan sampai membuat barang pecah hiks, modal kami tipis. 

Beberapa pilihan spuvenir rekomendasi adl asesoris wayang, candi, ukiran kegiatan tradisional, dan punakawan jawa. Kesemuanya itu disajikan dlm bentuk kerajinn yg berbeda2 baik bahan maupun kemasan, apakah fungsi pjangan atau punya fungsi tambahan, seperti trmpat kartu nama, bolpoin dsb. Kami mencari kualitas terbaik utk diberikan dg harga paling terjangkau.

Setelah berputar2 cukup lela, babyMay juga mulai lelah digendong, kami menemukan satu sudut kotak2 plakat bertuliskan Indonesia. Waw, nice bangetm exclusive. Kami cek harga, aaah ramah di kantong. Kami bongkar2. Kami dapat 2 lonceng dg hiasan bolak balik bergambar tugu Jogja dan sebaliknya bergambar Candi Borobudur. Lonceng berwarna emas dimasukkan dlm koyak dg alas kain velvet emas, cantique sekali. Ambil lah. Tetapi ini ga cukup, kami cari2 lagi kotak2 spesial.

Taraaa.. di rak sebelahnya kami menemu banyak karakter ukiran yg dikemas apik dl  pigura kayu dan kaca. Ada banyak pilihan. Profesi tradisional, transportasi tradisional, punakawan, wayang, kereta kolonial, macam abdi dalem Keraton. Aah ini bagus sekali utk mengenalkan budaya Indonesia. Akhirnya kami memilih yg nuansa tradisionalnya kental dan Indonesia banget, informatif dan mencerdaskan, banyak cerita sederhana do dalamnya, yaitu ukiran profesi2 tradisional (petani, penjual jamu, dsb), dan transportasi2 tradisional (becak, sepeda, delman, dsb). Kemadan bilingual indo english juga yg membuat kami memilih asesoris plakat ini. Alhamdulillah, dan May ikut melantai bongkar2, hati2 ya Nak. 

S3mbsri membayar di kasir, kami nemu nih satu lagi plakat pewayangan lengkap ala dalang gitu. Baguus sekali tapi ngga ad tutupnya, hiks. Sampai skrg masih terbayang cantiknya, tp apa daya, klo tidak lengkap dg kotaknya nanti tidak ahsan memberinya pads lembaga lain. Huks. Bye. 

Our progress done today! Alhamdulillah! 

Selanjutnya hari ini kami menemai Yaya hunting notebook utk dibawa kesna dg OS Original, agar dpt digunakan dg baik disana, dan tidak di banned. Alhamdulillah dapat, May menunggu sambil nenen dan bobo akhirnya krn cukup lama aktivitas ini. Sebelumnya, kami mengajak May utk sholat dhuhr dulu, melantai lagi agar tdk lelah di gendongan M shape ala ransel, hunting scarf printing utk gift teman2 Bubu di Malaysia, dsn makan siang bekal dr rumah dan tambah lontong, hihi. Bubu dan Yaya makan bakso granat super pedas biar seger siang2. Hehe.

‚Äč#Day3

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP

Advertisements