Nice Home Work #9 Bunda sebagai Agen Perubahan

_Matrikulasi IIP batch #3_

_Nice HomeWork #9_

*BUNDA sebagai AGEN PERUBAHAN*

Bunda, kalau sudah menemukan passion (ketertarikan minat) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.

Rumus yang kita pakai :

*PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE*

Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.

Sedangkan social enterpreneur adalah orang yg menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.

Sehingga bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa emphaty, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri.

Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.

Mulailah dari yg sederhana,  lihat diri kita, apa permasalahan yg kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yg dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yg memiliki permasalahan yg sama dengan kita.

Setelah selesai dengan permasalahan kita sendiri, baru keluar melihat isu sosial yg ada di sekitar kita.

Bagaimana caranya? Isilah bagan-bagan di bawah ini:

Contoh:

Selamat menjadi agen perubahan

Karena

_Everyone is a Changemaker_ 

( Setiap orang adalah agen perubahan)

Sampai jumpa di perkuliahan Ibu Profesional selanjutnya untuk bisa lebih memahami secara detil matrikulasi IIP ini.

Salam,

/Tim Fasilitator IIP/

Jawaban:

Bismillah, sebetulnya, melihat tugas ini saya seperti flashback pada diri saya bertahun-tahun yang lalu. Jauh sebelum mengenal IIP, saya sebetulnya adalah orang yang tipe nya meng-create sesuatu untuk menyalurkam energi lebih saya, misalnya dengan membuat kelas belajar quran gratis, membuat akun souncloud tentang motivasi perbaikan diri, dan tergabunh dalam komunitas maupun organisasi yang membuat saya berkembang hingga saat ini.

Sekarang pun, selain masih aktif menjadi ketua departemen kaderisask salah satu organisasi kepemudaan di Indonesia, saya juga terlibat membina kelas pra nikah bagi muslimah secara online. 

Aaah, tetiba muncul ide di kepala saya, bagaimana jika saya mengoptimalkan peran yang ada sambil melebarkan sayap agar tetap mampu terbang di masa adaptasi berumah tangga dan merawat cahaya mata saya, babymaryam.

Coba saya buat coretan ya,


Bismillah, doakan ini istiqomah dan berkembang lebih baik ya 🙂

Advertisements

Nice Home Work #8 Misi Hidup dan Produktivitas

Nice HomeWork #8

MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

Bunda, setelah di materi sesi #8 kita belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang produktivitas keluarga. Maka saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis sbb :

a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)

b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE  DO HAVE” di bawah ini :

1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)

2. Kita ingin melakukan apa ? (DO)

3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)

c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:

1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)

2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)

3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)

Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hanya satu BERUBAH atau KALAH

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulsi IIP/

Jawaban:

Bismillahirrahmanirrahim, pada tugas kali ini saya mencoba me review apa yanh saya tulis di tugas sebelumnya. Dan berikut yang saya temukan. 👇

Kuadran  1 : Aktivitas yang anda SUKA dan anda BISA

mengamati dan menganalisis segala sesuatu, memimpin dan mengatur, memotivasi, merencanakan, travelling belajar dari perjalanan, menyetrika, mengajar dan berbagi

MY PERSONAL BRANDING 



a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)

Saya memilih menggabungkan 2 pointers pada penugasan sebelumnya untuk diramu dalam menjawab NHW kali ini karena saya lihat kesemuanya itu memiliki benang merah. Dan saya menyadari, bahwa aktivitas saya selama ini memang tidak jauh-jauh dari itu. Mengisi kuliah-kuliah online, kajian-kajian offline-online, yang isinya memotivasi-menganalisis-mengevaluasi-mengarahkan; disamping itu, saya juga aktif dalam organisasi dan komunitas kepemudaan yang mengasah kemamouan visioner, mengatur, memimpin, dan ambasador dalam diri saya. 

Kuliah dan kajian yang saya ampu seputar kepemudaan dan keislaman (kajian pra nikah, kajian keperempuanan, kajian tentang arsitektur islami, kajian sirah – sejarah orang2 mulia dalam islam)

b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE  DO HAVE” di bawah ini :

1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)

kembali pada awal sekali niat saya belajar, maka saya yakin, saya ingin menjadi:

Arsitek Peradaban, yaitu seseorang yang terlibat dalam merancang dan mendesain bagaimana sebuah peradaban berjalan. Peradaban disini tentu saja dikaitkan dengan latar belakang saya sebagai muslim, sehingga nuansa yang yang saya kenalkan adalah bagaimana islam mengajari saya mengambil peran menjadi bagian dari peradaban. 

2. Kita ingin melakukan apa ? (DO)

– menjadi duta islam dalam berbagai aktivitas kebaikan dan perbaikan

– menjadi inspirator kebaikan dan perbaikan bagi orang lain dan lingkungan sekitar

– mengambil hikmah pada setiap pembelajaran dan membagi hikmah tersebut dengan orang lain di sekitat melalui media yang ada

3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)

Haha, saya bingung dengan pertanyaan ini sebenarnya. Apa yang ingin saya miliki ya? 

Saya merasa tidak perlu memiliki apa-apa kecuali pembelajaran-pembelajaran pada setiap fase hidup, yang membuat saya semakin taat kepada Allah. Yang ingin saya miliki barangkali adalah hikmah yang mengantarkan kedekatan saya, kesyukuran saya kepada Allah setiap waktu.

c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:

1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)

Menjadi arsitek peradaban baik dlm peran domestik maupun peran publik

2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)

– menjadi istri dan ibu kebanggaan keluarga (mampu menjadi shalih dan mushlih dalam keluarga)

– menjadi inspirator bagi pemuda dan perempuan muslimah

3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)

– menaklukkan diri sendiri, mengoptimalkan peran menjadi ibu bagi babymaryam, mendampingi dan membantu tumbuh kembangnya berjalan optimal sesuai fasenya, serta mengoptimalka peran sebagai istri shalihah bagi suami

– mendidik diri terus menerus dan mengerjakan setiap amanah yang dititipkan dengan baik, mempertanggungjawabkan amanah yang dititipkan (amanah sebagai hamba, sebagai istri dan ibu, sebagai bagian dr organisasi dsn komunitas yang diikuti)

– menulis hikmah-hikmah dari pembelajaran dalam media online secara rutin untuk dijadikan milestone pertumbuhan diri dan menjadi pembelajaran bersama bagi pembaca

Bismillah 🙂 doakan istiqamah 🙂 

Nice Home Work #7 Tahapan Menuju Bunda Produktif

_Nice Homework #7_

*TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF*

Bunda dan calon bunda yang masih semangat belajar sampai NHW #7.  Selamat, anda sudah melampaui tahap demi tahap belajar kita dengan sabar.

Setelah kita berusaha mengetahui diri kita lewat NHW -NHW sebelumnya, kali ini kita akan mengkonfirmasi apa yang sudah kita temukan selama ini dengan tools yang sudah dibuat oleh Abah Rama di Talents Mapping. 

Segera cocokkan hasil temu bakat tersebut dengan pengalaman yang sudah pernah teman-teman  tulis di NHW#1 – NHW #6

Semua ini ditujukan  agar kita bisa masuk di ranah produktif dengan BAHAGIA.

🍀 Ketahuilah tipe kekuatan diri (strenght typology) teman-teman, dengan cara sbb :

1⃣masuk ke http://www.temubakat.com

2⃣isi nama lengkap anda, dan isi nama organisasi : Ibu Profesional

jawab Questioner yang ada disana, setelah itu download hasilnya

3⃣Amati hasil dan konfirmasi ulang dengan apa yg anda rasakan selama ini.

4⃣ Lampirkan hasil ST30 (Strenght Typology) di Nice Homework #7

🍀 Buatlah kuadran aktivitas anda, boleh lebih dari 1 aktivitas di setiap kuadran

Kuadran  1 : Aktivitas yang anda SUKA dan anda BISA

Kuadran 2  : Aktivitas yang anda SUKA tetapi  andaTIDAK BISA

Kuadran 3 : Aktivitas yang anda TIDAK SUKA tetapi anda  BISA

Kuadran 4: Aktivitas yang anda TIDAK SUKA dan anda TIDAK BISA

Jawaban

ITA ROIHANAH, anda adalah orang yang senang bersahabat, senang melayani dan bertanggung jawab , suka dengan angka dan data , anda kurang yakin akan sesuatu yang sifatnya intuitif kecuali kalau anda juga punya bakat lainnya yang intuitif , suka sekali mengatur penempatan atau penugasan orang , berani menghadapi orang secara empat mata,keras kepala, berani mengambil alih tanggung jawab , analitis , teliti & suka mengumpulkan informasi , senang memotivasi dengan berbagai cara ada yang melalui sifat periangnya ada yang melalui sifat empatinya ada juga karena selalu ingin memajukan orang lain , senang menghayal tentang apa yang mungkin terjadi jauh kemasa depan.

Personal Branding


Typology

ADM AMB ANA ARR CAR CMD COM CRE DES DIS EDU EVA EXPINT JOU MAR MED MOT OPE PRO QCA RES SAF SEL SER SLCSTR SYN TRE VIS

Strength Cluster


Kuadran  1 : Aktivitas yang anda SUKA dan anda BISA

mengamati dan menganalisis segala sesuatu, memimpin dan mengatur, memotivasi, merencanakan, travelling belajar dari perjalanan, menyetrika, mengajar dan berbagi

Kuadran 2  : Aktivitas yang anda SUKA tetapi  anda TIDAK BISA

Berdagang, merancang (haha, sampai segini masih blm pede merancang 🙈), membaca dan menulis (hiks, waktu sisa banget nih skrg), memasak (sangat ingin bisa masak dg menu ala2 restoran atau bikin2 kue, kapan ya), menyetir kendaraan roda 2 maupun 4, rapih

Kuadran 3 : Aktivitas yang anda TIDAK SUKA tetapi anda  BISA

Mencuci (lebih seneng terbantu mesin cuci, haha), menyapu dan mengepel, memperhatikan bertul2 orang lain sampai detil,

Kuadran 4: Aktivitas yang anda TIDAK SUKA dan anda TIDAK BISA

Otak atik barang, 

lainnya belum kepikir nih, 🙈 segitu dulu ya 🙂

Nce Home Work #6  Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal

_NICE HOMEWORK #6_

*BELAJAR MENJADI  MANAJER KELUARGA HANDAL*

Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang handal.

Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.

Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu

 *_RUTINITAS_*

Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai, membuat kita _Merasa Sibuk_sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri.

Maka ikutilah tahapan-tahapan sbb :

1⃣ Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting

2⃣Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?

3⃣Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras.

4⃣Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time ( misal anda sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam 05.00-06.00, maka patuhi waktu tersebut)

5⃣Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda.

6⃣Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan. (Contoh kalau saya membuat jadwal rutin saya masukkan di subuh-jam 07.00 – jadwal dinamis ( memperbanyak jam terbang dari jam 7 pagi- 7 malam, setelah jam 7 malam kembali ke aktivitas rutin yang belum selesai, sehingga muncul program 7 to 7)

7⃣Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?

kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.

_SELAMAT MENGERJAKAN_

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi IIP/

Jawaban

Aah, ini sebenarnya saya banget, hiks. Berasa waktu 24 jam tidak pernah cukup dengan PR seabrek. Saya sempat mengevaluasi juga dg jangkauan multitasking yang saya mampu. Hanyasaja, semua sudah dimulai, jadi yang harus diatur manajemennya. 

1.

3 Aktivitas paling penting: mengurus babymaryam dan suami, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, menjalankan amanah publik (ngaji pekanan, AYLF, Bridetalk, KAMMI)

*sebenarnya ngga cukup kalau 3 saja

3 Aktivitas paling ga penting: terdistraksi oleh whatsapp yang tidak perlu (masih galau left grup tidak penting), leha2 dengan cuci mata online alibi searching2 eh bablas, yah intinya kayaknya yg paling bikin ga produktif adalah gadget ya, tapi juga perlu gadget, pdhl sudah diminimalisir #curhat

*selebihnya waktu ga cukup krn tepar, rehat dulu,

2.mengurus babymaryam dan gadget time krn ranah publik juga dan apdet info, kayaknya perlu dievaluasi juga nih info2nya mana yg harus dipantengin

3. Siap

4. Nah, ini, setelah ini saya harus bikin LAGI jadwal aktivitas harian, agar meminimalisir waktu ga produktif dan keteparan yang menjadi-jadi.

5. 6. 7. Siap dicoba dan dievaluasi.

Bismillah 🙂

Mari realisasi dinding rencana di rumah 🙂

Nice Home Work #5 Belajar Bagaimana Caranya Belajar

_NICE HOMEWORK #5_

_MATRIKULASI INSTITUT IBU PROFESIONAL  BATCH #3_

📝 *BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR*📝 (Learning  How to Learn)

Setelah siang ini kita mempelajari  tentang “Learning How to Learn”  maka kali ini kita akan praktek membuat *Design Pembelajaran* ala kita.

Kami tidak akan memandu banyak, mulailah mempraktekkan “learning how to learn” dalam membuat NHW #5.

Munculkan rasa ingin tahu bunda semua tentang apa itu design pembelajaran.

Bukan hasil  sempurna yg kami harapkan, melainkan “proses” anda dalam mengerjakan NHW #5 ini yg perlu anda share kan ke teman-teman yg lain.

Selamat Berpikir, dan selamat menemukan hal baru dari proses belajar anda di NHW #5 ini.

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi IIP/

Jawaban

Bismillah, tentang desain pembelajaran, saya pernah mengikuti jejak salah satu teman yang begitu rapi membuat desain pembelajsran di rumah untuk anaknya. Saya pun tertarik mengikuti jejak tersebut.

Saya belum bisa mengunggahnya ke blog ini, hanya saya akan menyampaikan step-step yang akan saya lakukan untuk membuat desain pembelajaran tersebut hingga siap digunakan.

1. Menentukan kurikulum pembelajaran yang akan dianut.

Pada ranah domestik ada satu buku panduan keluarga sakinah beserta evaluasinya yang akan saya gunakan.

Untuk parenting, saya dan suami memiliki rujukan ilmu beberapa ustadz yang kami anut untuk diambil pembelajarannya konsepnya dalam pendidikan anak utk diterapkan.

Untuk tumbuh kembang anak, kami menggunakan aplikasi PRIMA dari IDAI untuk melakukan kontrol.

Untuk ranah publik, upgrading ilmu dilakukan lebih banyak dengan membeli jam terbang, yakni belajar dari expert dan berbagi ilmu kepda orang lain atas apa yang dimiliki.

Untuk ilmu arsitektur, saya masih menjadwalkan pertemuan dan diskusi2 kecil dengan senior2 dalam ilmu tersebut.

Untuk ilmu kepemudaan dan kaderisasi, saya terlibat aktif dalam perkumpulan ASEAN Young Leader Forum yang akan kami besarkan bersama. Saya juga masih menekuni kaderisasi KAMMI untuk mengasah dan berbagi pengalaman kepemudaan.

Untuk ilmu bisnis fashion anak, saya bergabung dengan GHAZIA FAMILY dan Faza Corporation, mulai membangun branding dan menjajal bisnis on-line untuk tau bagaimana pasar berjalan dalam bisnis ini. 

2. Membuat bagan milestone

Saya akan menentukan perjalanan jam terbang disesuaikan dengan KM yang ingin saya raih pada milestone saya.

3. Membuat 1 map tersendiri masing2 perjalanan suami, saya, dan babymaryam. Semua rekam milestone kami akan diletakkan disana. Di dalamnya adapula kurikulum yang disepakati untuk pembelajaran ke depan. 

Bismillah, semoga ini terealisasi dengan baik ya. 🙂

Nice Home Work #4 Mendidik dengan Kekuatan Fitrah

📚NICE HOME WORK #4

🍀MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FIITRAH 🍀

Bunda dan calon bunda peserta matrikulasi IIP, masih semangat belajar?

Kali ini kita akan masuk tahap #4 dari proses belajar kita. Setelah bunda berdiskusi seru seputar mendidik anak dengan kekuatan fitrah , maka sekarang kita akan mulai mempraktekkan ilmu tersebut satu persatu.

a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?

b.  Mari kita lihat Nice Homework #2,  sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

b.Baca dan renungkan kembali  Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang  akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.

Contoh : 

Seorang Ibu setiap kali beraktivitas selalu memberikan inspirasi banyak ibu-ibu yang lain. Bidang pelajaran yang paling membuatnya berbinar-binar adalah “Pendidikan Ibu dan Anak”. Lama kelamaan sang ibu ini memahami peran hidupnya di muka bumi ini adalah sebagai inspirator.

Misi Hidup : memberikan inspirasi ke orang lain

Bidang : Pendidikan Ibu dan Anak

Peran : Inspirator

c. Setelah menemukan 3 hal tersebut,  susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut. 

Contoh :  Untuk bisa menjadi ahli di bidang Pendidikan Ibu dan Anak maka Ibu tersebut menetapkan  tahapan ilmu yang harus dikuasai oleh sebagai berikut :

1. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak

2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga

3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.

4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang 

d. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup

contoh : Ibu tersebut menetapkan KM 0 pada usia 21 th, kemudian berkomitmen tinggi akan mencapai  10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang  di satu bidang tersebut, agar lebih mantap menjalankan misi hidup. Sejak saat itu setiap hari sang ibu mendedikasikan 8 jam waktunya untuk mencari ilmu, mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak-anak.  Sehingga dalam jangka waktu kurang lebih 4 tahun, sudah akan terlihat hasilnya. 

Milestone  yang ditetapkan oleh ibu tersebut  adalah sbb  :

KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang

KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan

KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif

KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha

e. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

f. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan

Sang Ibu di contoh di atas adalah perjalanan sejarah hidup Ibu Septi Peni, sehingga menghadirkan kurikulum Institut Ibu Profesional, yang program awal matrikulasinya sedang kita jalankan bersama saat ini. 

Sekarang buatlah sejarah anda sendiri. 

Karena perjalanan ribuan mil selalu dimulai oleh langkah pertama, segera tetapkan KM 0 anda.

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi IIP/

Jawaban:

a. Tidak, saya sudah mantap dengan jurusan yang saya pilih.

b. Konsisten penuh belum, saya maish beradaptasi dengan cara baru mengatur diri dan aktivitas saya, tapi saya tetap semangat berusaha menjadi lebih baik.

 c. Saya merenungi, mengapa Allah menciptakan saya di muka bumi sebagai berikut.

Misi hidup: Menjadi muslimah yang shalihah di ranah domestik dan menjadi muslih di ranah publik

Bidang: 

secara domestik yang sdh saya tekuni adalah bidang pernikahan dan membangun rumah tangga islami; 

secara publik yaitu bidang profesi riset arsitektur, kaderisasi kepemudaan, dan bisnis

Peran: pelaku dan inspirator kebaikan dan perubahan

d. Ilmu yang perlu saya kuasai dikelompokkan menjadi 2, yaitu ilmu domestik dan publik

Ilmu domestik:

– ilmu tentang membangun keluarga sakinah mawaddah wa rahmah wad dakwah

– ilmu parenting islami

Ilmu publik:

– ilmu riset arsitektur tentang hunian, permukiman, dan lingkungan binaan

– ilmu tentang organisasj kepemudaan dan kaderisasi pemuda

– ilmu tentang bisnis fashion anak (produksi maupun marketing)

e. Nah, tentang milestone ini, saya akan membuat lebih detil, dikolaborasikan dengan NHW #2 karena ilmu2 diatas juga perlu diturunkan dan masing2 ilmu memiliki KM 0 berbeda.

Semoga saya mampu menyusun dan merealisasikannya dengan baik. Bismillah 🙂

NICE HOME WORK #2 CHECKLIST INDIKATOR PROFESIONALISME PEREMPUAN

​📚NICE HOME WORK #2📚

Bunda, setelah memahami tahap awal menjadi Ibu Profesional, Kebanggaan Keluarga. Pekan ini kita akan belajar membuat 

📝✅“CHECKLIST INDIKATOR PROFESIONALISME PEREMPUAN”✅📝

a. Sebagai individu

b. Sebagai istri

c. Sebagai ibu

Buatlah indikator yg kita sendiri bisa menjalankannya. Buat anda yang sudah berkeluarga, tanyakan kepada suami, indikator istri semacam apa sebenarnya yang bisa membuat dirinya bahagia, tanyakan kepada anak-anak, indikator ibu semacam apa sebenarnya yang bisa membuat mereka bahagia.Jadikanlah jawaban-jawaban mereka sebagai referensi pembuatan checklist kita.

Buat anda yang masih sendiri, maka buatlah indikator diri dan pakailah permainan “andaikata aku menjadi istri” apa yang harus aku lakukan, “andaikata kelak aku menjadi ibu”, apa yang harus aku lakukan.

Kita belajar membuat “Indikator” untuk diri sendiri.

 Kunci dari membuat Indikator kita singkat menjadi SMART yaitu:

– SPECIFIK (unik/detil)

– MEASURABLE (terukur, contoh: dalam 1 bulan, 4 kali sharing hasil belajar)

– ACHIEVABLE (bisa diraih, tidak terlalu susah dan tidak terlalu mudah)

– REALISTIC (Berhubungan dengan kondisi kehidupan sehari-hari)

– TIMEBOND ( Berikan batas waktu)

Jawaban:

Bismillahirrahmanirrahiim, 

Dalam mengerjakan tugas ini, saya melibatkan suami yang menjadi partner home team untuk mengetahui seperti kriteria tentang ibu  profesional yang beliau harapkan. Dan betapa surprise nya saya, ketika suami ditanya seperti apakah kriteria istri, ibu dan perempuan yang akan membuatnya bahagia? Jawabnya: aku bahagia, kok. Jreng jreng..

Hal ini membuat saya berpikir kembali kemudian menterjemahkan, artinya barangkali apa-apa yang saya lakukan sudah memenuhi standar suami, tetapi saya tidak boleh cepat puas, karena saya tau bahwa saya memiliki banyak kekurangan dan ketidak-istiqomahan perilaku dan perbuatan, nah ini yang harus saya gali sendiri dan buat komitmennya. 

Dasar ini yang saya gunakan untuk mengerjakan NHW #2 ini, kepada paksu, rasanya saya ingin menyanyi lagunya Tulus, “Jangan cintai aku apa adanya…”

A. Menjadi perempuan profesional

– Menginsafi diri sebagai hamba, menjalankan hablun minallah dengan baik melalui keyakinan kepada Allah (yakin qadha dan qadar dari Allah, ikhtiyar optimal, dan tawakkal kepada Allah) — dievaluasi setiap bulan sekali

– Memenuhi kewajiban ruhiyah sebagai pondasi pertama dalam beramal dengan menegakkan ibadah dengan shahih (tepat waktu shalat fardhu, tilawah dan dzikr ma’tsur setiap hari, menambah amalan sunnah yang dimampu setiap hari) — dievaluasi setiap bulan sekali

– Melakukan upgrade kapasitas keilmuan diri sesuai bakat dan minat yaitu update ilmu tentang arsitektur, tentang bisnis fashion, tentang seni dan communuty development, tentang pemuda dan kepemimpinan — dievaluasi setiap bulan sekali

– Melakukan kontribusi keummatan sesuai bakat dan minat (kepemudaan, keluarga, profesi) — dievaluasi setiap bulan sekali

B. Menjadi istri profesional – dievaluasi setiap pekan sekali oleh suami

– Melayani kebutuhan sehari- hari suami dengan optimal

– Berbagi dan berkolaborasi tentang pendidikan anak berupa diskusi diskusi dan praktik.

– Saling membantu dalam pekerjaan rumah tangga.

– Saling menasihati dan menguatkan tentang hak dan kewajiban suami istri.

C. Menjadi ibu profesional – dievaluasi setiap pekan sekali

– Menyiapkan kebutuhan sehari-hari anak dengan optimal.

– Melakukan stimulus tumbuh kembang anak sehari-hari (terjadwal).

– Mengevaluasi perkembangan sosio-emosional anak.

– Cepat tanggap dalam merespon perkembangan anak.

– Memberikan teladan yang baik bagi anak.

Catatan: anak usia bayi