Games Kelas Bunsay Level 2 : Melatih Kemandirian Anak – Day 10

​Yippi, alhamdulillah, ga kerasa, udah hari ke 10 ajaah. Fiuuh.

Hari ini, sejak pagi baby May beraktivitas bersama Bubu. Dari bangun, matsurat bareng, nyiapin sarapan nasi goreng salmon, jalan-jalan pagi pakai stroller di depan sambil nyapa ayam dan kucing plus berbagi makan sama ayam, wkwk. Habis itu persiapan mandi, mandi, dana ganti baju lalu bobo. 

Setelah itu, bangun, menemani Bubu sarapan, dan Uti pulang dari senam. Jadi bisa sama Uti dulu, Bubunya mandi, hihihi. Setelah itu melantai sebentar, kemudian ngantuk, nen, dan ternyata eksplorasi di kasur.

Hari ini da sedikit accident, hihi, May melompat terlalu kencang, nimpa muka Bubunya. Bubu gusinya berdarah, nyoba cari2 May apanya yg luka, ga nemu. Pas digendong baru tau, huks, cian Alis dan kelopak mata kanan bengkak. Alhamdulillah nangisnya bentar, oles minyam zaitun. Keluar melantai lagi. Merangkak beberapa waktim “Jeduk!” Huks, kejeduk. Oalah, nduk, memang kamu ngantuk. Yuk, bobo. Alhamdulillah bisa bobo. 

Sore hari, May beraktivits spt biasa, makan, menyiram tanaman bersama Uti, lalu mandi. 

Yg spesial hari ini adl May merangkak sampai mana-mana dsn berlatih berdiri lebih lama dari biasanya. May sdh lebih jado, lebih curious, lebih pembelajar. Alhamdulillah one target done. One skill done. Clapping the water juga dilakuin hari ini. Stimulasi ruhiyah jg dilakuin. Happy πŸ™‚

#Level2

#BunsayIIP

#MelatihKemandirian 

#Tantangan10hari

#day10

Games Kelas Bunsay Level 2 : Melatih Kemandirian Anak – Day 9

Hari ini karena Kung sedang bersih2 rumah Kidul, May hanya beraktivitas dg Uti dan Bubu. Secara bergantian, Uti dan Bubu menemani May belajar. 

Hari ini May mendengar Bubu tilawah kenceng lagi, dengan lantunan yg bisa ia dengar. Seperti moodbooster, May begembira setepah seharian kurang semangat makan, sepertinya tumbuh gigi. 

Stimulasi hari ini lebih banyak ke motorik sesuka May dan dekapan, karena May sedang bituh support, gusinya gatal giginya belum turun sempurna yg atas. Tidak rewel alhamdulillah πŸ™‚

​​#Level2

#BunsayIIP

#MelatihKemandirian 

#Tantangan10hari

#day9

Games Kelas Bunsay Level 2 : Melatih Kemandirian Anak – Day 8

Aah, tidak terasa sudah hari ke 8. Ya Rabb, istiqomah nulis itu susye banget yaks. Kadang ga jodoh pikitan , perbuatan, wkwk.

Hari ini spesial banget krn May sedang daddytime. Jadi jalan-jalan ke swalayan sama Yaya. May juga jalan-jalan pagi sama Yaya. Banyak latiham motorik dan bahasa yang dilakukan. May jadi babbling banyak sekali, kami asyik mendengarkan dna menanggapi. 

Hari ini May juga ikut Uti pengajian lagi di sore hari. Pengajian yg berkesan juga buat Bubunya May. Aaaah, nice. May bertemu Uti-Uti baru lagi dan alhamdulillah ramah ke orang walau sempet sedikit insiden tetiba diajak seorang Uti dan duarrr crying. Hehehe, maaf ya Ti..

May banyak latihan di stroller baru (baca: sewa jilid 2, chocolate rival, asik gila). Ini stroller nyamannya lumayan, May jd bisa bergerak bebas. Alhamdulillah. 

Hari ini dr menu mpasi, May juga makan menu baru yg ternyata disukai, hahaha, menu lama datang kembali, sup daging cincang, plus jagung pipil kacang polong buncis wortel. Endeess ternyatah saudara saudara. Hihihi. Emak bahagia, sekian. πŸ™‚ 

Barokallah.

​​#Level2

#BunsayIIP

#MelatihKemandirian 

#Tantangan10hari

#day8

Games Kelas Bunsay Level 2 : Melatih Kemandirian Anak – Day 6

Latihan kemandirian hari ini sebetulnya agak failed karena beberapa hal. Bubu sejak kemarin malam juga belum fokus betul karena sedang mengurus keperluan Yaya. Maafkan ya Dear May. 

Tetapi hari ini pembelajaran baru May adl ikut ke angkringan bersama Uti. Disana May melihat suasana baru yakni orang-orang yg berolahraga, karena lokasi angkringan tidak jauh dr lapangan. Hohoho, seperti biasa May kalo liat sesuatu yg baru dia menganalisis. 

May beradaptasi duduk lesehan tikar di angkringan sambil menemani Uti menunggu buka puasa sunnah syawwal. Sesekali ia penasaran dg suguhan angkringan. Susu jahe panas, sate ati ampela, gorengan, apalagi nasi kucing. Maaf ya May, blum bisa nyicipin dulu. Terimakasij sudh belajar suasana baru hari ini dan pulang dengan bobo, hihihi.

​​#Level2

#BunsayIIP

#MelatihKemandirian 

#Tantangan10hari

#day6

Games Kelas Bunsay Level 2 : Melatih Kemandirian Anak – Day 5

​Bismillah πŸ™‚

Hari ini, latihan kemandirian May lebih pada interaksi. Latihan motorik as usual tetap dikerjain, cuman karena ada momen nemenin Uti pengajian jadi May bisa berkenalan dg banyak orang, belajar di forum baru yang sebelumnya beluk pernah diikuti.

Alhamdulillah after preparing all, May sedikit mengantuk, jadi nen dulu sebelum berangkat. Seperti biasa, kalau ketemu orang banyak May tidak jadi tidur. Bereksplorasi. 

Ada satu hal yang saya kangenin dr May dan hari ini terwujud. May menikmati forum pengajian. Merangkak ke area tengah (pengajian di aula RT dan semua ibu2 duduk lesehan melingkari ruangan, jd tengah kosong). May bebas melantai. Awalnya beberapa kali ia memegang tangan saya. Saya yakinkan ia bahwa tidak apa-apa kesana sendiri. Ia merangkak beberapa langkah, kemudian melihat saya, semakin jauh, melihat lagi, hingga sampai pada jarak yang ia ekspektasikan, ia melompat kegirangan. Awsam, dear! 

Dia melompat lompat smabil duduk tak henti. Seperti akrobat lucu, ibu2 gemas melihatnya. Ia menikmati keadaan. Dan aha, ia menemu tekstur baru: Tikar! Yaps, May selama ini belum kenal tikar. Hari ini ia belajar kenal tikar. Ditarik2 mau digulung tikarnya, wkwkwk. Anak shalihah pinter, daya observing nya masyaAllah. 

Terakhir, dia babbling sambil minta nen mendekati acara ditutup. Alhamdulillah yeay, hari ini berhasil ya nak merasa aman di kerumunan orang banyak. Ternyata it’s okay kan dear, tidak ada yg perlu dikhawatirkan πŸ™‚

Hanyasaja, May seperti biasa, tidak suka dipaksa, sehingga ketika Uti ingin menunjukkan kepada teman-teman Uti ttg cucunya, dan kemudian orang2 me-noel2 tanpa kelemahlembutan, sorry, May kesal. Hehe, maaf ya Uti, May tidak suka.

#Level2

#BunsayIIP

#MelatihKemandirian 

#Tantangan10hari

#day5

Games Kelas Bunsay Level 2 : Melatih Kemandirian Anak – Day 4

Hari ini pembelajaran May di hari yang sekian tentang merangkak dan berdiri. Ada satu hal progres baru yang lagi hits banget bagi May, yakni beajar ngerti level lantai *semacam level hidup ya nak, wkwk, canda. 

May sedang asik naik turun level lantai ruang keluarga dan kamar uti kungnya. Dia seperti penasaran apa sih ini, dan terpacu adrenalinnya ingin menaklukkan ketakutan beda level itu. Alhamdulillah May sudsh jauh lebih lancar merangkak kali ini, lebih berhati-hati sehingga tidak kepentok mencium lantai granit uti yang masyaAllah, itu keras dear May..

Sebuah pelajaran berharga lainnya hari ini adalah menyadari bahwa Yummy Bites bukan lagi cemilan hits bagi May. Kerupuk beras ala ala ini kini hanya jadi remah-remah yang dipotong-potong gigit leleh buang, huks. Nak, itu belinya mahal dan jauh, sayang. Kita harus punya cemilan baru. Alhamdulillah uti hari ini bikinin bakso lagi buat May, hmm, bakso topping jamur wortel buncis jagung kacang polong ini larus maniis, jangankan May, emaknya aja doyan bangeetts. Makasi uti.. *sungkem

Hari ini May juga mencoba eksplorasi baru, yaitu bermain sempoa. Hahaha. Lucu sekali ekspresi May mengenal barang satu ini, detil. Terakhir, catatan pendampingan hari ini adl May tampaknya masih sedikit belum toleransi terhadap konsumsi susu sapi emak yg agak kebanyakan. Pupup agak sering dan tekstur terdekat after minum susu adl lembek cair kekuningan. May malam ini sempet ditinggal makan sebentar karena emak belum makan sore, hiks, cepet-cepet makan daaaan duar, tinggal sedikit May udah bangun, huks. Alhamdulillah segera meluncur ke kamar dan mendapati pinternya bocah tau itu dipan tinggi, dia nangis berhenti di pinggir kasur. I know kamu nyari Ibu ya sayang, sembabnya, langsung deh gendong peluk.. alhamdulillah kamu ngga nerusin merangkak nak sehingga tidak jatuh. Thanks Allah selalu menjaga May dimanapun berada..

​​#Level2
#BunsayIIP

#MelatihKemandirian 

#Tantangan10hari

#day4

Games Kelas Bunsay Level 2 : Melatih Kemandirian Anak – Day 3

Hari ini saya mencoba menstimulasi May dengan mengajaknya berbaring ceria dengan buku-buku bantalnya. Sudah lama buku-buku ini tidak lagi disentuh May. Hmmm, barangkali agak tifak menarik lagi karena May mengenal ini sejak dini. Masa excited nya sudh usai. Tapi Bubu tidak boleh patah ide dn semangat, kita cari cara asik menikmati buku bantal. Kali ini yang dipilih adalah buku bantal angka arab 1-10. Saya nyanyikan lagu angka arab yg terkenal dari saya kecil untuknya, lalu saya ajak dia mengenali setiap hewan di masing-masing contoh jumlah angka. Saya menjelaskan dengan bernyanyi tentang hewan itu, menirukan suara, dan gerakannya di sekitar May. Betapa senangnya hati Bubu ketika May excited, tertawa lepas menikmati pembelajaran ini, matanya berbinar, terlihat sekali sensor sentuhan, pendengaran, dan penglihatan merespon dg baik. . Hati Bubu leleh, Nak..

Berikutnya, masih tentang belajar merangkak dan berdiri. Hahaha, May hari ini memperlebar area belajar. Ke dapuuur. May belajar turun level lantai, okay, wait, ada yang menarik Bu, yaitu hanger pakaian, mesin cuci yang sedang beroperasi terlihat memutar (punya uti mesinnya yang bukaan depan, bukan atas sehingga proses cuci terlihat), dan stop kontak. Aaah, ini jadi catatan, nanti kalau pulang ke Depok, tampaknya harus menata ulang nih. Hihihi. Rasa penasaran May tidak boleh dihalangi tetapi diarahkan, dan jangan sampai kita kecolongan bikin bahaya anak.

Sisi lain. Yang masih menjadi kecurigaan saya adl mengapa beberapa hari terakhir May sama sekali tidak mau ditinggal berendam sendirian di bak mandinya. Dududu. Kenapa yah? Apa ada pengalaman yang kurang menyenangkan sebelumnya, atau ia sedang butuh perhatian? Hmmm, ini masih menjadi misteri, smeoga terpecahkan. Mari lanjut belajar!

#Level2

#BunsayIIP

#MelatihKemandirian 

#Tantangan10hari

#day3