Tentang sebuah nama: memejam, mendengar, merasa

Aaah, betapa menyenangkan rasanya bisa menari jemari kembali. Di sela aktivitas ini dan itu, yang begini dan begitu. Salah satu hiburan paling membahagiakan adalah memiliki rumah pada setiap karya, sehingga otak tidak mudah jenuh. Sehingga nalar semakin berimbang dan berkembang dalam renung kontemplasinya sendiri.

Saya ingin bercerita bahwa, agaknya saya cukup lama merenung untuk kemudian memutuskan dan me-launching nama ini untuk mengkatifkan blog ini. Artinya, sebelumnya saya memiliki blog kah? Iya betul. Saya yang gemar menulis walau seringkali tulisannya tidak jelas arah dan tujuan (haha) tentu harus punya ruang aktualisasi diri agar tidak berulah kemana-mana. Dulu, 8-10 tahun lalu saya mulai memiliki blog. Dimulai dari blog via multiply, friendster, blogspot, hingga wordpress. Tak ketinggalan, akhirnya karena ketidak-mampuan mengorganisir penulisan (saat itu masih cupu ) jadilah, notes facebook pun jadi tempat singgah.

Saya akhirnya berfikir, sembari mem-flashback semua perjalanan penulisan saya. Terkadang orang memang harus melalui fase alay dalam hidupnya sebelum ia menjadi dewasa. Termasuk dalam menulis, dalam berpikir, dan menuangkan pikiran tentang kehidupan. -roihanah, 2015

Read More »

Change! – inspirasi Rhenald Kasali

images

Tak peduli berapa jauh jalan salah yang telah kau jalani, putar arah sekarang juga! You have to CHANGE !

BERUBAH atau MATI!

Perubahan menandakan adanya sebuah kehidupan. Benda yang tidak bergerak, tidak mampu menggerakkan diri  maka ia dinamakan benda mati. Tidak ada kata yang begitu magis dan misterius seperti kata change. Kadang ia melekat pada diri seseorang dan memberikan efek yang begitu kuat. Change  mampu mengubah sesuatu yang biasa dilakukan selama bertahun-tahun dan menghancurkannya dengan luar biasa layaknya tornado ataupun tsunami. Dan seketika change itu terjadi, mulanya seakan semua menjadistrange. Bisa jadi kita menolak atau pun menerimanya. Bisa juga kita melawan atau justru mem-follow nya. 

Read More »

Ketika Rasulullah bertengkar dengan istrinya

Alangkah baiknya bila kita menyimak kisah Rasulullah ketika menghadapi pertengkaran. Rasulullah tak pernah bertengkar secara emosional dengan istri-istrinya. Saat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam marah kepada ‘Aisyah, beliau mengatakan, “Tutuplah matamu!” Kemudian Aisyah menutup matanya dengan perasaan cemas karena dimarahi oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian Nabi berkata, “Mendekatlah!” Tatkala Aisyah mendekat, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam memeluk Aisyah sambil berkata, “Khumairahku (panggilan Aisyah karena merah pipinya), telah pergi marahku setelah memelukmu.”

tumblr_nbnp2gZtpD1qediq6o1_1280

Sekelumit perbincangan tentang menikah

hehehee..

sejujurnya saya agak canggung menulis tentang ini

dan juga tak punya judul yang tepat-bagus, apalagi menarik

baru ditulis sekarang karena lagi musim nikahan

semoga bisa diambil manfaatnya 🙂

ini hanya cuplikan ‘reportase’ obrolan murid dan guru

beberapa bulan yang lalu, sekelumit tentang

cemilan yang tidak ringan: pernikahan

Read More »

Sukses terbesar dalam hidupku

Bagi saya, kesuksesan pertama adalah kesuksesan kita dalam mengendalikan diri kita, baru kemudian, kita akan memasuki arena mensukseskan kehidupan. Orang yang tidak mampu mengendalikan dirinya, tidak mungkin mampu mengendalikan orang lain. Itu pasti palsu.

Ada beberapa orang yang menganggap bahwa sukses artinya bisa mendapatkan segalanya, hidup sempurna: kaya raya, cerdas, keluarga bahagia, selalu beruntung. Atau dengan kata lain, ia tidak pernah kalah, tidak pernah gagal. Saya sama sekali tidak menganut aliran itu. Ketika melihat judul ini, yang terbesit di kepala saya tentangkesuksesan adalah bagaimana saya bisa konsisten dan persisten dengan apa yang saya tuju.

Read More »

Apa yang melandasi cinta kita?

aku tak tahu apakah pesonanya yang memikat

atau mungkin akalku yang tidak lagi di tempat

Setiap orang mencintai sesuatu punya alasan karena apa ia mencintainya. Coba tanya diri kita, apa alasan yang membuat kita mencintai sesuatu yang kita cintai itu:

a. Apakah karena sifat orang yang kita cintai?

b. Apakah karena pesona keindahannya?

c. Apakah karena perasaan kita kepadanya?

d. Apakah karena keserasian (keselarasan dan kesesuaian) kta dengan dirinya?

Coba tanya diri kita, karena apa kita mencintainya..

Read More »

Gerakan Cinta dari Tuhan dan Respon Kita sebagai Manusia

hehehheee, sebelum berkutat lagi dengan dunia arsi, saya akan report lagi hasil belajar saya dari Kitab Ibnu Qayyim tentang Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu 🙂

Untuk melakukan sesuatu, kita pasti melakukan perpindahan, atau biasa kita sebut bergerak. Untuk mendapatkan reaksi, perlu aksi terlebih dahulu. Perlu gerak. Sepakat ga? Nah, gerakan ini bermacam-macam. Ada gerak yang berdasarkan kehendak, ada gerak alami, dan gerak karena paksaan. Gerak karena kehendak, artinya ia dilakukan karena memang ada keinginan dari yang melakukan. Gerak alami, mengikuti pusat dan tempatnya, seperti batu yang jatuh ke bawah. Gerak alami juga ada yang dikarenakan paksaan dari pihak luar, tidak selalu berasal dari paksaan pribadi. Seperti pada pengaturan alam ini. Allah mewakilkan berbagai planet, matahari, bulan untuk menggerakkannya. Allah mewakilkan angin, setetes air, awan, untuk digerakkan oleh malaikat. Allah mewakilkan kepada malaikat: gunung untuk dijaga, rahim untuk dipantau, manusia untuk menjaga dan mencatat amalnya, kematian seseorang, pengajuan petanyaan di alam kubur, syurga, neraka dan sebagainya. Artinya, kita memahami bahwa setiap gerakan di alam ini disebabkan oleh para malaikat. Dan gerakan mereka merupakan ketaatan kepada Allah berdasarkan perintah dan kehendakNya 🙂 Yang kesemuanya itu didasari cinta.

Read More »