Games Kelas Bunsay Level 3 : Family Project – Day 10

Hari kesepuluh 🙂

Aah sesungguhnya progres family project ini belum apa2 dibanding yg sednag kami kerjakan. Hihihi.

Hari ini kami berbagi tugas utk mencari info tentang pembuatan paspor utk babyMay. Yaya minta diingatkan ketika sudah di kantor agak tidak lupa mengecek ini.

Sesampai Yaya di kantor tidak berselang lama Bubu nge reminder, dan akhirnya kami dapat info ini.

Mari dicatat.

Syarat buat Maryam:

▫ KTP kedua orang tua (difotocopy dalam satu halam kertas);

▫ Kartu keluarga;

▫ Akta kelahiran anak;

▫ Surat nikah orang tua;

▫ Paspor lama bagi yang memiliki;

▫ Surat persetujuan orang tua;

▫ Paspor kedua orang tua bagi yang sudah memiliki;

▫ Surat kuasa bagi salah satu orang tua yang tidak bisa hadir.

Hmm yaya, ini yang harus kami persiapkan. Sesuai dg kesepakatan, insyaAllah Bubu akan menjadi pilot project utk pengurusan paspor ini.

Kemudian ada kabar ternyata salah satu agenda weekend kami harus digeser karena teman Yaya yang akan kami kunjungi berhalangan waktu. Aah.. noted.

Hari ini, kami juga mengkonfirmasi ke penyalur ART, bagaimana progresnya, dan dari obrolan telfon, alhamdulillah tenyata sudah dapat ART sesuai kriteria yang kami ajukan. Dan insyaAllah diantar akhir pekan ini juga. Wow, it’s a surprise.

Saya dan Yaya harus lebih sigap nih. Memajukan bebeapa agenda beberes dan beli barang-barang. Okai, kami atur ulang jadwal lagi. Alhamdulillah 🙂

Mari semangat!

#Day10

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP

Games Kelas Bunsay Level 3 : Family Project – Day 9

Aaah, hari ke sembilan yg dicatat. Yg ga dicatat jauuuh lebih banyak. Dan aktivitas sehari tidak mungkin dicatat semuanya.

Jadwal hari ini yg home team sepakati adalah melakukan family forum, rapat bada shubuh buat ngobrolin plan plan bersama di akhir bulan ini.

Family forum ini diusulkan oleh Yaya dan dipimpin oleh Yaya juga.

Kami membahas beberapa hal, yaitu review yg sudah dijalankan, menyampaikan rencana2 masing-masing di akhir pekan. Dan mengecek supporting system utk mewujudkannya.

Akhir pekan ini cukup padat sekali agenda. Harus keliling beberapa kota di jabodetabek. Semangat yaaah! Juga harus hunting beberapa barang dan datang expo jepang yg sdh dijadwalkan 🙂

Yeay!

Alhamdulillah rapat kali ini ads notulensinya. Maaf kami tidak menshare notulensi tsb disini ya 🙂

Setelah rapat, kita eksekusi penataan ruma sesi lanjutan. Saya mohon ijin ke Yaya utk handling dapur, dan Yaya menjalankan operasinya. Baby may menemani Yaya berekplorasi dengan teman belajarnya. 🙂

#Day9

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP

Games Kelas Bunsay Level 3 : Family Project – Day 8

Hari kedua di Depok. Krik krik.

Apa yg bikin krik krik? Lampu kamar mandi mati, wkwk. Dan pagi ini Yaya coba benerin, ternyata tatakan lampunya pecah, bye.

Bagaimana ya?

Akhirnya, kami menambah project. Saya usul ke Yaya utk memanggil servic AC, sekaligus bersihin exhaust fan, dan masnag lampu. Alhamdulillah Yaya setuju.

Sebenarnya ini diluar plan karena kami sepakat tidak pakai AC, juga merencanakan utk membeli air cooler utk May jika dirasa masih terlau panas, selama ini hanya pakai kipas angin. Ada 3 kipas angon di rumah. Wkwk.

Sya mencoba telpon servis AC langganan tetangga, dan alhamdulillah bapaknya bisa. Jadi saya dan May bersiap hari ini kedatangan tamu.

Janjian dg pak AC ternyata cukup molor dan May ngantuk, jadi kami istirahat dulu. Sejam berselang, pak AC datang. Yasudah, saya pilih utk gendong May,alhamdulillah May bisa pules semantara kamarnya diutak atik karena AC akan diperbaiki. Saya yg sembari sarapan mohon ijin menjamu ala kadarnya.

Sampai separuh jalan servis May masih bobo. Hehe. Akhirnya sembari mengambil gendong sling, saya bawa May ke dapur utk menyiapkan minuman teh hangat, alhamdulillah juga ada bakpia oleh2 jadi suguhan.

Saat servis selesai, pak AC mohon ijin utk kembali ke bengkel dulu, mengembalikan tangga dan membeli remote ac titipan saya serta tatakan lampu utk kamar mandi.

Saya pun bisa meletakkan May kembali di tempat tidur. Cukup lama, saya bersiap dhuhr. Saat saya sholat, pak servis datang. Aaaah, galau. Akhirnya saya batalkan dulu sholatnya krn tidak mungkin membiarkan terlalu lama.

Alhamdulillah barang2 terbeli dan pak servis menuntaskan pekerjaannya memasang lampu kamar mandi.

Terakhir menyodorkan nota transaksi servis hari ini, memberi saran-saran. Aah terimakasih pak, nice 🙂

Project done.

#Day8

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP

Games Kelas Bunsay Level 3 : Family Project – Day 7

Touch down, Jakarta. Selamat pagi Ibukota, kami kembali merantau.

Tadi malam di kereta kami cukup lelah ga bgitu bisa istirahat karena menemani Baby May bereksplorasi mengenali kereta kembali. May sangat tertarik dg perjalanan ini karena dia mulai bisa berdiri dan tertarik dg jendela, lampu, kursi, dan sebagainya. Dan May juga mulai besar jadi space tidurnya mungkin sudah tak senyaman duli yang masih mungil, hehe.

Kami sudah berencana hari ini jadwalnya adalah sarapan di Gambir, di Bakmie GM langganan kami, Yaya absen kantor sebentar, lalu kami pesan go car utk pulang menuju Depok, lalu bersiap kerja bakti bersih-bersih rumah.

Sarapan @ GM

Aaah, alhamdulillah menu yg sdh ditunggu menjadi favorit May juga. May yg terbiasa duduk sendiri ketika makan disini cukup banyak habis sarapannya.

Kami sarapan sembari Yaya ke kantor sebentar (kantor Yaya di seberang Gambir, jadi mudah untuk saling tunggu).

Tak berapa lama Yaya sudah kembali dan sarapan bersama. Kami pun melanjut agenda.

@ pesan Go Car

Kali ini pesan go car agak lama karena kami terbiasa menunggu di pintu drop off dan menyulitkan penjemput yg harusnya mengambil kami di area pick up kedatangan. Maafkan kami Pak, sampai membuat memutar Monas dulu untuk masuk kembali ke Gambir.

Perjalanan ke Depok siap. May kooperatif dengan istirahat di gendongan, baru hampir sampai rumah May bangun.

@ rumah

Sesampai di rumah, May sempat menyapa beberapa tetangga yg diluar. Kemudian kami masuk karena menyadari banyak pekerjaan rumah yg harus diselesaikan.

Pertama yg disentuh adl kasur, wkwk. Bukan utk tidur, tapi ganti sprei agar bisa dipakai May, krn tidak mungkin May di lantai, terlalu kotor utk melantai. Setelah penggantian sprei usai, May ingin istirahat dulu, kami pun menemani. Tak berselang lama Bubu mengingatkan Yaya pekerjaan kita masih banyak. Yaya pun mengecek motor, hmm, perlu diganti ban. Ya sudah, kami pun bersiap bersih diri, keluar ganti ban sekaligus makan siang menambah energi lalu melanjutkan beres2.

Setelah dr luar, qadarallah Yaya kurang enak badsn krn perjalanan yang cukup lelah dr rute Bandung Yogyakarta Jakarta Depok. Yaya mohon izin istirahat dulu. Oke. Bubu menawarkan Yaya minum obat. Yaya bersedia. Sejam istirahat, Yaya belum baikan. Kami belum jadi beberes. Hiks. Akhirnya Bubu menawarkan bagaimana jika menggunakan jasa Go Clean saja. Alhamdulillah Yaya setuju.

Dan proyek hari ini justru dibantu Go Clean, wkwk. Hehe. Bintang 3 lah utk Go Clean. Setidaknya ruang2 umum bersih. Alhamdulillah 🙂

#Day7

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP

Games Kelas Bunsay Level 3 : Family Project – Day 6

Yeay, packing tahap 2 hari ini direncanakan. Ups, ternyata, kami punya titipan proyek keluarga hari ini. Uti meminta kami memilihkan dan membeoikan gadgt baru untuk beliau. Hmm, okay, durasi kami keliar rumah akan lebih lama nih. Sempat terpikir oleh Bubu, cukup ngga ya waktu utk packing nanti.

Bismillah, insyaAllah cukup.

Kami menjalankan aktivitas dg rute pertama ke rumah teman dulu. Kami banyak sharing disana dan menemu inspirasi penataan rumah dan perpustakaan, asiik. Selain itu juga jadi nengok gudang bisnis kawan. Kami disana sampai dhuhr sehingga Yaya dan Om pemilik rumah shalat dulu ke masjid. Qadarallah Yaya ingat daerah itu tempat tinggal sahabat Yaya, jadilah Yaya menelepon sahabatnya apakah ada di rumah. Dan ya, kami akhirnya menambah agenda mampir silaturrahim ke rumah (kos tepatnya) di sekitar sana. Tidak lama, kami lanjut beli oleh2 bakpia, dan segera meluncur mencari toko gadget.

Ya Allah, kok rasanya ada yg sepoi2 yaa. Ternyata Bubu ga pakai helm. Lho lho, helmnya dimana. Ternyata ketinggalam di parkir toko bakpia, sepertinya dipindah sama pak parkirnya. Yaya sempat bingung karena berkeliling di Yogyakarta agak sulit kalau tidak ada helm dan toko helm tidak mudah dicari. Jadilah kami muter satu putaran utk kembali ke toko tsb hanya utk ambil helm, baru melanjutkan misi. Alhamdulillah May tidak rewel.

Kemudian, kami ke toko gadget, kamk survei dulu. Hmmm, harganya mepet bgt dg modal kami. Kami bersepakat liat2 dulu. Akhirnya kami ambil uang dulu di atm baru kemudian cb survei toko lain. Ahh, kami menemu yg lebih bersahabat di kantong. Walau spesifikasi agak turun tapi ini merk nya sama dg Kakung, jd Uti bila bingung bisa belajar ke Kakung. Alhamdulillah dg berbagai proses, kami ambil deh.

Baru kemudian kami pulang, fiuuh, agak lelah, tp harus packing. Bubu di weekdays sudah mengelompokkan tipe pakaian sehingga saat ini tinggal memasukkan mana yg masuk koper, dan mana yg dimasukkan ke dus. Baju2 May hampir semua masuk koper dan maian dibawa, sedangkan baju Bubu mayoritas dikirim saja karena ada tambahan2 pemberian Uti.

Sembari packing, Baby May bermain apa saja dg Yaya dg sedikit “membantu” packing, hihihi. Alhamdulillah packing done. Kami siap utk kembali, Depok 🙂

Ini foto kami saat di kereta, May terlihat senang sekali :’)

#Day6

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP

Games Kelas Bunsay Level 3 : Family Project – Day 5

Alhamdulillah, masuk hari ke lima.

Hari ke oima ini agak jeda, dilakukan saat weekend ketika Yaya pulang. Temanya adalah beberes packing bersama sebelum balik ke Depok.

Fiuh. Weekend ini Yaya pun masih kelelahan karena aktivitas diklat yg padat. Kadonya, alhamdulillah Yaya Ranking 1 di diklat, barokallaah Yaya, semoga ilmu pengabdian barakah.

Karena besok kami harus kembali ke Depok dan barang2 sudah sangat banyak menumpuk di rumah Uti, maka kami harus membeli beberapa dus utk maketin barang yang tidak mungkin dibawa langsung. Kebetulan, kami juga hendak berkunjung ke rumah teman, jadi pergi sekalian utk membeli hadiah.

Akhirnya kami dapat 3 dus, 2 sedang dan 1 besar. Mari packing.

Kali ini kami packing sejak malam karena ternyata setelah diajak pegi BabyMay tidak tidur, jadi malah menemani saya membereskan mainannya yg akan dibawa kembali pulang. Saya juga memplester dus yang akan diisi souvenir2 yg sudah dibeli utk dikirim ke Depok sebelum dibawa ke Jepang.

Yaya membantu menghandle May, menemani May eksplorasi sambil saya packing. Packing seperti ini memang paling enal dilakukan perempuan. Biasanya Yaya mendapat giliran packing barang miliknya sendiri agar tidak tercecer karena Yaya yg paling tau segimana compact nya milik Yaya sendiri.

Done! Packing tahap 1 selesai. Kami lanjutkan besok setelah berkunjung ke rumah kawan. 🙂

#Day5

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP

Games Kelas Bunsay Level 3 : Family Project – Day 4

Hari ini Yaya sdh kembali ke Bandung, menuntaskan pekan terakhir diklat. Dan Bubu menemani BabyMay seperti biasa. Sambil scrolling media sosial, Bubu cob cari2 infp tiket ke Jepang, biaya2nya berapa. Selain itu yg surprise adl Bubu menemukan info berikut ini.

Japan National Tourism Organization (JNTO) Jakarta, kembali menyelenggarakan Japan Travel Fair (JTF) tahun ini. JTF yang ke-8 kalinya ini akan digelar mulai tanggal 25 sampai 27 Agustus 2017, pukul 10:00 hingga 22:00 WIB di Mall Kokas (Food Society, Grand Atrium, dan Mozaic Walk).
Selain destinasi wisata populer, JTF kali ini akan memperkenalkan 4 daerah wisata alternatif di Jepang untuk wisatawan Indonesia, yaitu:

Prefektur Hiroshima

Wilayah Kanto (Gunma, Saitama, Tochigi)

Prefektur Okinawa

Prefektur Wakayama
Terdapat pula sejumlah penawaran menarik selama JTF berlangsung, antara lain;

Tiket pesawat PP ke Jepang dengan harga spesial dari 5 maskapai penerbangan. Periode perjalanan 25 Agustus 2017 hingga 30 Juni 2018;

Paket perjalanan menarik, termasuk JR Pass, tiket theme park serta SIM/WiFi dari 20 agen perjalanan;

Lucky draw tiket PP ke Jepang untuk semua pengunjung JTF setiap harinya;

Hadiah langsung Camcorder Panasonic dan Casio G-Shock dari JNTO untuk setiap transaksi di agen perjalanan yang ada di pameran;

Penawaran cashback hingga Rp 1.000.000 dan program cicilan sampai dengan 24 bulan khusus bagi pemegang kartu kredit HSBC.
Pengunjung juga dapat menikmati sejumlah pertunjukan menarik, seperti atraksi ninja yang kembali ditampilkan oleh Edo Wonderland Nikko Edomura, story telling dari aktor Nicholas Saputra, talkshow bersama para travel blogger, photo corner Totoro dari Ghibli serta dart game dengan hadiah menarik.
Turut hadir pula eksibitor dari Jepang, termasuk pengelola transportasi shinkansen, hotel dan pemerintah daerah untuk mempromosikan daerah pariwisatanya masing-masing, seperti Asakusa-Ueno di Tokyo dan Kota Minakami di Gunma, serta Prefektur Gifu, Okinawa, Osaka, Shizuoka, dan Wakayama, sehingga pengunjung berkesempatan memperoleh informasi destinasi baru mengenai wisata di Jepang.
Dengan didukung oleh Casio, Panasonic dan The World of Ghibli Jakarta, JTF kali ini akan semakin seru dan menarik.
JTF merupakan acara rutin yang diselenggarakan dua kali dalam setahun, masing-masing pada semester satu dan dua setiap tahunnya. Didukung oleh agen perjalanan, maskapai penerbangan, mitra bank dan GDS, JTF hadir untuk mengakomodasi dan mengajak wisatawan Indonesia untuk berlibur sambil menikmati pesona empat musim di Jepang.

🌼🌼🌼

Berasa angin segar, Bubu memforward info ini ke Yaya dan mengajukan jadwal hadir kesini ketika kami sampai di Depok kembali. Alhamdulillah Yaya setuju. Yeay, insyaAllah kami akan dpt info menarik disana 🙂

#Day4

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP

Games Kelas Bunsay Level 3 : Family Project – Day 3

Hari ketiga ini Bubu dan babyMay sdh kembali ke Yogyakarta setelah beberapa hari menemani Uti kung di Pati dan Rembang. 

Dan hari ini Yaya pulang. Setelah kepulangan Yaya pekan lalu kami mencari souvenir utk teman kelas Yaya dr berbagai negara dan kain batik utk Supervisor dan keluarga Jepang yg akan dikunjungi, pekan ini kami harus hunting utk souvenir lembaga yg akan dikunjungi Yaya. 

Yaya sedikit kelelahan krn hrs bolak balik Bandung Yogyakarta, sembari menunggu Yaya fresh kembali, Bubu mencari info tentang toko souvenir yg recommended. Dan ada dua opsi, ke Mirota di Jl Malioboro atau hunting kerajinan perak di Kotagede. 

Setelah diajukan ke Yaya, kami memilih ke Mirota krn faktor lokasi, kelengkapan, dan banyaknya tempat yg hrs kami kunjungi hari ini. 

Meluncur ke Mirota, dg May yg adaptasi dg ramainya Malioboro. Awalnya May tidur kemudian terbangun. Alhamdulillah May masih kooperatif di awal walaupun ini jam ngantuknya. 

Di Mirota, alhamdulillah kami menemukan banyak alternatif. Mengelilingi satu lantai yg penuh isi craft bikin kaki pegel juga dan harus hati2 krn May udh bs meraih, jangan sampai membuat barang pecah hiks, modal kami tipis. 

Beberapa pilihan spuvenir rekomendasi adl asesoris wayang, candi, ukiran kegiatan tradisional, dan punakawan jawa. Kesemuanya itu disajikan dlm bentuk kerajinn yg berbeda2 baik bahan maupun kemasan, apakah fungsi pjangan atau punya fungsi tambahan, seperti trmpat kartu nama, bolpoin dsb. Kami mencari kualitas terbaik utk diberikan dg harga paling terjangkau.

Setelah berputar2 cukup lela, babyMay juga mulai lelah digendong, kami menemukan satu sudut kotak2 plakat bertuliskan Indonesia. Waw, nice bangetm exclusive. Kami cek harga, aaah ramah di kantong. Kami bongkar2. Kami dapat 2 lonceng dg hiasan bolak balik bergambar tugu Jogja dan sebaliknya bergambar Candi Borobudur. Lonceng berwarna emas dimasukkan dlm koyak dg alas kain velvet emas, cantique sekali. Ambil lah. Tetapi ini ga cukup, kami cari2 lagi kotak2 spesial.

Taraaa.. di rak sebelahnya kami menemu banyak karakter ukiran yg dikemas apik dl  pigura kayu dan kaca. Ada banyak pilihan. Profesi tradisional, transportasi tradisional, punakawan, wayang, kereta kolonial, macam abdi dalem Keraton. Aah ini bagus sekali utk mengenalkan budaya Indonesia. Akhirnya kami memilih yg nuansa tradisionalnya kental dan Indonesia banget, informatif dan mencerdaskan, banyak cerita sederhana do dalamnya, yaitu ukiran profesi2 tradisional (petani, penjual jamu, dsb), dan transportasi2 tradisional (becak, sepeda, delman, dsb). Kemadan bilingual indo english juga yg membuat kami memilih asesoris plakat ini. Alhamdulillah, dan May ikut melantai bongkar2, hati2 ya Nak. 

S3mbsri membayar di kasir, kami nemu nih satu lagi plakat pewayangan lengkap ala dalang gitu. Baguus sekali tapi ngga ad tutupnya, hiks. Sampai skrg masih terbayang cantiknya, tp apa daya, klo tidak lengkap dg kotaknya nanti tidak ahsan memberinya pads lembaga lain. Huks. Bye. 

Our progress done today! Alhamdulillah! 

Selanjutnya hari ini kami menemai Yaya hunting notebook utk dibawa kesna dg OS Original, agar dpt digunakan dg baik disana, dan tidak di banned. Alhamdulillah dapat, May menunggu sambil nenen dan bobo akhirnya krn cukup lama aktivitas ini. Sebelumnya, kami mengajak May utk sholat dhuhr dulu, melantai lagi agar tdk lelah di gendongan M shape ala ransel, hunting scarf printing utk gift teman2 Bubu di Malaysia, dsn makan siang bekal dr rumah dan tambah lontong, hihi. Bubu dan Yaya makan bakso granat super pedas biar seger siang2. Hehe.

​#Day3

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP

Games Kelas Bunsay Level 3 : Family Project – Day 2

Alhamdulillah hari ini qadarallah saat posting tentang foto BabyMay di IG dan tershare di FB dapet like dari salah satu adik tingkat yang pas diinget2 kayaknya tinggal di Jepang. Dg modal keberanian lama ga kontak, akhirnya cus meouncur ke timeline nya buat ngecek kebenaran domisili. Dan masyaAllah alhamdulillah ternyata dia tinggal di daerah yg sama dg yg akan Yaya tinggali. Langsunglah Bubu cus minta no wasap via messenger untuk tanya-tanya lebih dalam. 🙂

Apa saja yg ditanyakan yaa… oh ya, namanya tante Angel, jadi utk memudahkan report tetep disebut namanya ya

1. Apakah tante Angel tau alamat berikut (disebutkan kampus tempat ayah akan training dinas)? ➡ alhamdulilah ternyata deket kantor tempat tante Angel bekerja ☺

2. Tante Angel sdh berapa lama disana dan akan berapa lama lagi? ➡ masih lama dan sdh 3 th bekerja (jd insyaaallah pengalaman udh banyak ini..)

3. Apakah tante Angel tau lokasi penginapan ini (disebut loksi menginap Yaya)?➡ masyaAllah ternyata tante Angel pernah menginap disitu 3 pekan, jadi lumaya tau bgmn fasilitasnya 

4. Bagaimana kondisi daerah tsb? ➡ kondisinya saat Yaya kesana musim gugur dan musim dingin dan derah itu terkenaldg angin kencangnya, jad persiapan pakaian hangat cukup bahyak yg hrs dibawa agar tetap aman dan sehat selama disana

5. Bagaimana biaya bulanan disana? ➡ tante Angel dg kisaran salary 400rb ¥ sebulan dikurangi potongan pajak asuransi bla bla pemerintah Jepang, sisa 300rban ¥ itu pengeluarannya kurang lebih 160rb ¥ per bulan dg ala hemat berkeluarga (ayah ibu bayi 1). Wow ini cukup mencengangkan bagi kami, hemat bgt. Sedangkan jatah penginapan Yaya yg sdh di plot oleh pemerintah membutuhkan biaya 180rb ¥ per bulan tanpa makan dsb, hanya menginap saja.

6. Bagaimana fasilitas ibadah dan makanan halal disana?➡ mmm ini agak susah, krn toko international juga terbatas dan jauh jaraknya, itupun bila ingin makanan Indonesia hanya dijual saos ABC dan indomie, wkwk. Kalau toko halal isinya jajanan pakistan india dan sebangsanya. Karena Yaya aka tinggal lama, tante Angel menyarankan Yaya utk memasak, tetapi tanya dulu pada fasilitas penginapan, apakah alat masa disiapkan walau small kitchen nya ada. Selebihnya bawa dr Indonesia saja. Dan jg bs beli online. Utk ibadah sehari2 tdk ada tempat khusus, namun utk ibadah jumat ada masjid dg jarak 45 menit by shinkansen. Nanti suami tante Angel bs menemani ayah utk sholat jumat bersama. Alhamdulillah 🙂 yeay!

7. Susah ngga klo misal cari penginapan sendiri tanpa menggunakan fasilitas yg disediakan pemerintah? ➡ harga fasilitas yg diberikan ke Yaya (dengan tetap bayar sendiri dr salary yg dikasi ke Yaya), itu harga normal dn fasilitas sdh included. Kalau mencari sendiri biasanya kosongan. Dan masih harus beli ini itu, penghangat, dsb, yg itu malah membuat biaya baru. Saran tante Angel tetap di penginapan tsb saja. Walau makanan halal terbatas.

okay, perbincangan dg tante Angel usai 🙂

Saat Bubu berbincang dg tante Angel, babyMay sdg lelap dlm pelukan. Alhamdulillah kooperatif 🙂 pules sampai wawancara selesai, hihihi

Malam hari Yaya memberi report kalau foto yg kmrn bru saja diambil ternyata tidak bisa dipakai karena kualitasnya kurang bagus menurut kantor, jadi Yaya harus mengambil foto baru lagi (pdhl br sepekan dua pekan lalu br foto). Alhamdulillah Yaya harus jalan dr penginapan di Bandung ke sekitar BIP, ngga jauh krn tempat menginap ayah dekat BIP, utk nyari tempat foto. Dan alhamdulillah dapet. Agak dag dig dug kalau ini tidak cocok lagi krn akan memperlama proses pembuatan paspor dinas, smpga yg ini diterima. Kalau saat ini babyMay lg asik main belajar berdiri, dan mulai ngantuk, jd Yaya jg tdk bisa mengobrol lama di telefon. Bu u memeberi info singkat bbrp tempat foto, dan Yaya mandiri menjalankan tugasnya.

Catatan: proyek ini sudah berjalan bbrp pekan sebelum penugasan bunsay dimulai, jd wajar jika langsung to the point ya pembahasan progresnya 🙂

​#Day2

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP

Games Kelas Bunsay Level 3 : Family Project – Day 1

🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

Udah belajar family forum sebelumnya kan? 

Yuk sekarang kita buat family project ala keluarga kita❤

📋 Tahap persiapan:

📌Perbanyak family forum untuk belanja gagasan proyek apa yang akan anda lakukan

📌Amati aktivitas kehidupan sehari-hari dan ikat maknanya menjadi proyek keluarga

📌Tetapkan tujuan proyek ini, sesuaikan dengan rentang usia anak

📌Diskusikan, sehingga tiap anggota keluarga mempunyai peran masing-masing

📌Tetapkan waktu pelaksanaannya

📋 Tahap pelaksanaan

📌Tuliskan mulai dari proses persiapan sampai saat melaksanakan proyek

📌Terlibatlah aktif dari persiapan – proses pelaksanaan – apresiasi selama projek berjalan

📌Tuliskan pengalaman anda membuat projek selama min. 10 hari pertama game level 3 ini

📋 Pasca pelaksanaan

📌Lakukan MasterMind sebagai bentuk apresiasi untuk proyek keluarga, apa yang bisa kita dan anak-anak pelajari dari proyek keluarga tersebut

📌Proyek keluarga bisa dilakukan harian (satu hari satu proyek) atau bersifat single proyek (proyek selama 10 hari)

Jawaban:

Bismillahirrahmanirrahiim

Seketika membaca proyek ini, hmmm wow, ini pas banget dengan fase yang sedang kami alami sehari-hari saat ini. Kami yang sedang dalam kondisi LDM (Long Distance Marriage) tetapi butuh intens komunikasi utk berjalannya home team kami dg baik setiap hari. 

Yg kami lakukan pada awal brainstorming tugas ini adl melakukan tahap persiapan. 

1. Melakukan family forum by phone dan chat whatsapp tentang kesepakatan proyek apa yg akan dilakukan. Hasilnya, ada dua ide besar, apakah sesuatu yg sifatnya program daily rutin atau program khusus yg lagi emang kita garap bareng. 

Yaya mengusulkan program “Ngaji Yuk” bertiga, agar semua bisa terlibat. Bubu mengusulkan program “Preparing To Japan” dan “Preparing Back to Normal Life in Depok”. Ada juga terlintas ide Literasi, mentarget baca masing2 member home team, tetapi ini ga available saat ini krn babymay bukunya yg dibawa mudik sudah selesai dibaca semua, she’s not excited anymore. 

2. Mengamati apa saja yg dilakukan sehari-hati, dg kondisi yg ada, lebih mengerucut kalo kita lakukan proyek kita bersama saja, yg memang sedang in dikerjakan, agar sekalian bs dikerjakan step by step dg benar dn terdokumentasi dg baik. 

3. Tujuan proyek ini adl utk mempersiapkan keberangkatan Yaya ke Jepang dg baik, memulai hidup kembali normal di Depok dg baik. Karena babyMay masih sgt kecil, maka peran nya lebih pada kooperatif atau tidak kooperatif pada setiap aktivitas bersama yg kami lakukan.

4. Okey, jadi perannya, Yaya adl sebagai pelaku utama, yg harus mandiri mempersiapkan kebutuhan utamanya dan melapor setiap progresnya. Bubu membantu menghandle hal2 sekunder sebagai pendukung, dan mempersiapkan penjagaan gawang dg baik krn nanti akan struggle bersama babyMay saja. Dan May membantu aktivitas semakin lancar dg kooperatif dl  setiap agenda yg dicanangkan.

5. Waktu pelaksanaan: proyek ini sebenarnya berjalan tdk bergantung penugasan kelas BunSay karena memang ini plan keluarga kami, jadi yg di report di BunSay adl yg terkait dg timing tugas. Proyek ini sendiri akan berjalam dr Akhir Agustus sampai Akhir September, 1 month 🙂

Yaps, mari bersiap bersemangat mengerjakan! Hap!

#Day1

#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP