Teknis Pendidikan Pre Aqil Baligh 8-10 Tahun

Materi Pokok#6 

*Teknis Pendidikan Pre Aqil Baligh 8-10 Th*

SME: Ustad.Harry Santosa 

(Praktisi HE dan Founder grup MLC) 

========================== 

Menurut pak Prof Daniel Rosyid, inti berumah tangga kan hanya 2, mendidik generasi dan membangun kepemimpinan berbasis potensi atau enterpreneurship bersama (berdakwah, berkomunitas, bersosial bisnis etc). Tanpa dua fungsi sejati itu hidup akan kehilangan gairah. Namun, tidak perlu juga menjadi panik dan tergesa2 atau membuat pacuan kuda. Ustadz saya, ust Adriano menganjurkan Optimistic Parenting. Esensinya mendidik anak perlu rileks namun konsisten, Ithminan namun istiqomah. Sebagaimana sunnatullah, semua ada waktu dan tahapan. 

Saya melihat ada periode kritis di usia 8-10. Yg pertama, bhw usia 7 tahun sholat mulai diperintah, dan usia 10 tahun boleh dipukul. Apa maknanya? Ada waktu 2-3 tahun, agar anak berlatih dan membangun kesaadaran shg tdk perlu dipukul krn meninggalkan shalat. Bagaimana membimbing anak-anak untuk dapat mencapai fitrah-fitrah baiknya dalam fase ini? 

1. Fitrah Keimanan 

Keteladanan dan Membangun Kesadaran

Walau kewajiban Syar’i jatuh ketika aqil baligh, latihan dan pembiasaan dgn cara keteladanan dan membangun kesadaran mesti dimulai sejak 7 tahun, dan 10 adalah titik kritis. 

Bila tahap ini gagal, dgn berbagai alasan misalnya dgn pemaksaan, trauma atau pendidikan tdk berhasil membuat terbangun kesadarannya, maka fase berikutnya akan sulit recoverynya. Masa 7/8 – 10 adalah masa transisi awal dari masa ego sentris sebagai anak di usia 0-6, kpd kesadaran awal sbg makhluk Tuhan dan makhluk sosial. 

Nah, kembali ke tahap 8-10. Jika imaji ttg sholat dan ibadah2 lainnya sdh “negatif” di usia 0-6 tahun, di usia 7 tahun batas utk memulai kesadaran kembali. Ada waktu 8-10 utk kembali membangun kesadaran positifnya ttg kebenaran. Jadi jangan sampai dipukul. Seingat saya tidak ada satu hadits pun yg menceritakan Rasulullah SAW pernah memukul anak. Nah, sholat adalah contoh. Ada begitu banyak nilai2 kebenaran yg bersemayam dalam fitrah keimanan anak2 kita yg sebaiknya disadarkan. 

2. Fitrah Belajar. 

Intelektual Curiosity 

Intelektual Curiousity adalah salah satu cara utk membangkitkan fitrah belajar. Yg paling efektif adalah experiental learning atau project based learning atau biasa disebut menggali hikmah bersama peristiwa sehari2, atau dari sejarah atau yg ada di alam semesta. 

Tidak ada yg kebetulan dari peristiwa sehari2. Beternak kelinci misalnya, bukan hanya fitrah belajarnya yg digali, tetapi fitrah2 lainnya. Misalnya ketika ada kelinci yg wafat, kita bisa menemukan hikmah2 dibalik kematian kelinci dan musibah lalu bagaimana menyikapinya. Bagaimana imaji postif dibangun dari peristiwa itu bukan sebalikanya. Jangan remehkan peristiwa2 dan imaji2 di masa anak2. Banyak orang dewasa yg bersikap negatif thd musibah, menjadi terpuruk, depresi dstnya. Itu karena ada imaji negatif, yg membuat luka persepsi lalu melahirkan pensikapan yg buruk ketika dewasa. 

Salah satu yg kita dapat gali dari Siroh Nabawiyah ketika Nabi saw berusia 8-10 tahun adalah melakukan perjalanan jauh berdagang ke Syam bersama Pamannya. Dunia luar membuka cakrawala…. Nabi saw menyaksikan beragam suku bangsa bertemu di Syam, melihat bagaimana nasib pedangan yg jujur dan pedangang yg curang. 

Silahkan dieksplorasi cara2 utk INSiDE OUT semua fitrah2 baik yg ada dalam diri anak kita…. 

3. Fitrah Bakat 

Fitrah bakat yang dimaksud adalah potensi keunikan terkait personality yang merupakan bawaan lahir. Orang menyebutnya bakat, talent, strength, grit dll. Setiap bayi adalah unik, dan keunikannya adalah keistimewaannya yang bila dikembangkan akan menjadi peran peradabannya, misi spesifiknya sbg khalifah. Tidak ada bayi yang lahir tanpa bakat dan keunikan. Inilah sesungguhnya panggilan hidup yang sudah Allah rancang. Nampak pada sifat2 dominannya sejak kecil misalnya suka memimpin, suka mengatur, suka guyub, suka meneliti, suka berfikir, suka mengait2kan, suka curigaan atau waspada dll. Maka amatilah, catatlah, fokus dan konsisten menumbuhkannya. 

4. Fitrah Perkembangan terkait dengan tahapan usia.  

Ada cara dan metode yang berbeda untuk tiap tahap usia dan tiap jenis fitrah. 

Dasar pemahaman adanya fitrah perkembangan : 

– Bahwa segala sesuatu di muka bumi dan di alam semesta memiliki sunnatullah perkembangan terkait waktu dan tahapan. Fitrah adalah ibarat benih, maka punya tahapan merawat dan menumbuhkannya. 

– Bahwa fitrah perkembangan punya tahun2 perkembangan manusia, yang sepenuhnya mengambil dari tahun2 yang disebut dalam alQuran maupun alHadits, yaitu 2,7,10 dan 14-15. Dimana 14-15 adalah batas antara anak dan bukan anak, antara bukan mukalaf dan mukalaf, antara tidak wajib memikul beban syariah dan wajib memikul beban syariah, antara pedagogi dan andragogi 

– Bahwa semua tahapan adalah Golden Age dalam pandangan Islam, asal memahami pada tahapan apa, fitrah apa, akan mengalami puncaknya dengan cara bagaimana. 

=================

TANYA JAWAB

1⃣Bunda Rahmatia-kendari

Assalamualaikum …mau tanya..anak sy 8 tahun perempuan kurang begitu menyukai aktivitas fisik dan cenderung penakut untuk anak seusianya jika disuruh melakukan aktifitas fisik misalnya memanjat, melompat dsb. Apakah ini ada hubungannya dengan sifatnya yang cenderung ragu2 dan sulit mengambil keputusan ? Trmksh

1⃣bunda Rahmatia yang baik di Kendari,

Apakah bunda punya buku dokumentasi pengamatan portfolio anak sejak lahir? Jika ada kita bisa melihat pola sifat unik anak. Apakah dia memang dia penakut atau peragu karena punya sifat unik misalnya sangat hati2 atau sangat waspada sehingga nampak penakut atau ragu2? Atau memang baru beberapa tahun belakangan saja? Atau dalam kasus tertentu anak perlu didampingi di awal? Coba amati dan temukan penyebabnya. 

Peragu atau penakut dapat juga disebabkan karena selalu diproteksi (over protective) atau selalu dilarang bermain di alam yang dianggap berbahaya pada usia sebelumnya krn khawatir berlebihan ortunya dsbnya. Bisa juga diakibatkan ego sentrisnya tidak terpuaskan, karena misalnya selalu diminta mengalah, selalu dipaksa berbagi dsbnya.

Silahkan diamati baik baik dan berusahalah menemukan penyebabnya. Solusinya akan lebih mudah jika ketemu penyababnya. ✅

2⃣Pertanyaan: Feby-jayapura

Jika pada tahap ini anak tidak tau bakatnya,

Atau banyak sekali yang Dia Inginkan; ikut gambar, nanti beda lagi coba karate, nanti berubah lagi minta yang lain.

Apa semua yang anak harus di coba??

2⃣bunda Feby yang baik di Jayapura,

Tetap rileks dan optimis ya, tiap anak pasti punya sifat unik atau fitrah bakat. Di usia 0-7 tahun, fitrah bakat ini akan nampak pada keunikan sifat misalnya suka kebersihan, suka ngomong, suka mengatur, suka membuat suasana rame, suka kompetisi, suka berbagi dsbnya.

Usia 7-10 tahuh, sifat2 unik tadi akan berkembang menjadi aktifitas yang sangat disukai (4E, Enjoy, Easy,Excelent, Earn), namun bisa jadi memang masih berubah ubah sampai usia 10 tahun bahkan sampai 12 tahun. Namun idealnya di usia 10 sudah mulai konsisten kegiatan atau aktifitas yang sangat disukai, yang ditunggu2, yang dilakukan sangat asyik serasa dunia berhenti berputar, yang diakhiri dengan mengucapkan kapan lagi. 

Jika sifat uniknya sudah dikenali sejak lahir sampai 7 tahun (ini pentingnya punya buku portfolio anak) maka di usia 7-10 tahun tinggal diajak Tour de Talent, yaitu mengunjungi beragam aktifitas atau profesi yang kira2 relevan dengan sifat uniknya. Jadi menurut saya tidak perlu semua dicoba, karena ada sangat banyak, cukup yang relevan saja (ini pentingnya juga menginterview dengan penuh empathy kebutuhan anak sehingga bisa menemukan aktifitas yang disukai). ✅

3⃣bunda Nasya (Bandung)

1. Ustad, anak sy yg sulung (10thn) dominan suka memimpin, suka mengatur kawan2nya, berpikir dan berbicara spontan, energi betlebih. Kira2 akan mengalami apa ya ustad (fitrah bakat) dalam usia Aqil Balighnya nanti?

2. Bagaimana sebaiknya kami mengimbangi energinya yg berlebih dg kegiatan ibadah sholat yg menurut dia membosankan. 🙏🏾:)

Hatur nuhun

3⃣bunda Nasya yang baik di Bandung,

1. Alhamdulillah jika sudah jelas nampak sifat unik atau potensi kekuatan anak bunda. Setidaknya menurut Strength based Tipologi, ananda itu Commander, Communicator, Arranger. 

Kita berharap pada usia AqilBaligh (15 tahun) , ananda sudah punya peran sebagai pemimpin. Namun kita masih harus temukan lagi bidang industri/bisnis/sosial terkait kepemimpinannya.

2. Untuk itulah, maka antara usia 10-14 tahun sebaiknya mulai dimagangkan ke Maestro yang mendalami leadership atau leader di berbagai organisasi. Jangan lupa juga mulai diberikan pendamping akhlak/murobby agar akhlak dan adabnya bisa memandu peran leadernya menjadi beradab mulia ✅

4⃣Bunda Arny-Bekasi

Assalamualaikum ust Harry dan teman2 yg dirahmati Allah,

Tentang kasus anak teman saya, bagaimana menangani anak 7 tahun yg di sekolah senangnya main dg teman dan belum fokus belajar . 

Disaat temannya mengerjakan tugas matpel ia main tapi ketika temannya sdh selesai baru ia ada keinginan mengerjakan. Tapi kan jam pelajaran nya sdh selesai. Tipikal anak yg suka explore dan tidak bisa diam duduk lama, jazakumullah khoiron…..

4⃣bunda Arny yang baik di Bekasi,

Banyak buku yang bahkan menyarankan anak baru disekolahkan usia 8-10 tahun. “Better Late than Early”. Di pendidikan Sepakbola dan Senirupa pun anak baru belajar teknik rumit di usia 10 tahun.

Menurut saya sebenarnya normal jika anak masih suka bermain dengan teman di usia 7 tahun. Beberapa anak bahkan tidak suka belajar formal akademis, apalagi anak anak yang suka eksplorasi. Dalam fitrahbelajar sebenarnya timetable learning tidak harus kaku dan urut, misalnya anak sedang tertarik ikan, maka tidak bisa dipaksa belajar cacing sesuai jadwal.

Saran saya, tetap rileks dan optimis, coba bunda ajak diskusi dan mulai membuat opsi utk cari sekolah yang bisa memuaskan eksplorasinya atau bunda buat sendiri bersama teman2 HEbAT ✅

5⃣Bunda Nofitasari-Makassar 

Adakah tahap2 sistematis yg bisa dipakai untuk mengenali bakat/potensi anak🙏🏻

 5⃣bunda Nofitasari yang baik di Makassar,

Tidak bisa instan bunda, proses mengenali bakat bisa berlangsung sejak lahir sampai usia 10 tahun bahkan lebih, tergantung keseriusan kita mengamati dan mengobservasi atau berempati dengan anak. Usia 0-7 tahun, amati bakat dari sifat uniknya, catat dalam buku portfolio anak. Mohon diingat bahwa fitrah bakat anak ada yang terkait sifat (suka mengatur, suka memerintah, suka mendidik, suka menganalisa, suka merenung, suka ngomong dll) dan ada yang terkait fisik (memasak, olahraga menari, merias dll). Nah sejak usia 7-10 tahun, beri aktifitas yang relevan dengan sifat uniknya, misalnya suka mengatur maka aktifitasnya bisa berupa mengatur ruangan, mengatur orang, mengatur barang dll. Diharapkan pada usia 10-11 tahun, maka akan mengerucut menjadi peran. 

Peran ini bisa saja belum dikenal manusia pada hari ini. ✅

6⃣Bunda Riyani-Kendari

Assalamu Alaikum…bunda anak sy..Aqilah.. usia 6 tahun lebih Exited membuat prakarya contohnya bermain origami dan eksperimen sederhana  di bandingkan dg belajar menulis atau pelajaran sekolah. Selain itu aqilah jg bermain peran seolah2 dia gurunya…mengajarkan ttg sesuatu kpd org lain…dia biasa memvideokannya…apakah ini sdh bakatnya dan Bgmn cara mengarahkannya?terima kasih

6⃣bunda Riyani yang baik di Kendari,

Difasilitasi saja terus bunda dengan beragam aktifitas, klub, kunjungan dll 

Ini fitrah bakat dalam arti aktifitas yang sangat disukai: melakikan eksperimen, suka mengkonstruksi atau melakukan berkreasi (origami), bermain peran sebagai guru (berbakat mendidik), mendokumentssi dstnya. ✅

7⃣Feby-jayapura 

Pendamping akhlaq/murabbi sudah bisa di tetapkan sejak umur berapa??

Bagaimana contoh Rasulullah dulu, siapa pendamping akhlaqnya?

7⃣bunda Feby di Jayapura,

Sebaiknya sejak menjelang aqilbaligh usia 10-11 anak diberikan pendamping akhlak (murobby) dan pendamping bakat (maestro), alangkah baiknya jika maestro dan murobby ini satu paket tetapi biasanya sulit.

Rasulullah SAW ketika anak, mulai magang berdagang bersama pamannya ke Syams. Ayah, Paman atau Kakek pada masa sebelum zaman modern berperan banyak hal.

Namun pada masa Kenabian, sependek yang saya pelajari dari FiqhudDakwah di masa Dakwah Sirriyah maupun Dakwah Jahriyah, model Mentor dimana beberapa Sahabat dibina oleh Murobby adalah hal yang biasa. Ini juga tentunya berlaku untuk anak anak mereka.

Fungsi Guru pada masa lampau di berbagai peradaban bukan hanya mengajarkan ilmu namun juga merangkap Mentor/Murobby pembimbing akhak atau adab. Karenanya pesan para Ummahat pada anak anaknya ketika akan berguru pada ahli ilmu, adalah dapatkan adabnya sebelum ilmunya. ✅

8⃣Bunda Sri-Ambon

Assalamualaikum. Mau minta tanggapan. Anak saya perempuan 8 tahun, sholat masih di suruh, dia sering cari2 alasan untuk menghindar dr sholat. Kalo pas lagi rajin, dia pingin nya sholat dan jadi imam, padahal bacaan dan hafalan nya msh salah2. Kadang saya merasa lucu dan kadang rasa jengkel juga.. @ Bgm saya harus bersikap.

 8⃣bunda Sri yang baik di Ambon,

Usia 8 tahun, jika sholat masih disuruh, kemungkinan besar fitrah keimanannya (gairah cintanya pada Allah, pada Rasulullah SAW) belum tumbuh pada usia 0-7 tahun. Anak anak yang didisiplinkan sholat sebelum cintanya tumbuh maka akan semakin “lari menjauh”. Maka tumbuhkanlah cintanya lebih dahulu dengan keteladanan, suasana keshalihan dll, jadi diulangi lagi prosesnya seperti anak di bawah usia 7 tahun, namun lebih intens.

Sesekali diinapkan di keluarga shalihah atau sanlat anak anak layak dicoba, ini menimbulkan gairahnya kembali. Intinya, sepanjang fitrah imannya tidak tumbuh, maka upaya kita memaksa akan membuatnya makin menjauh. Bukankah manusia akan suka melakukan apapun jika hatinya ridha dan cinta? 

Catatan, kalau pas lagi rajin, ya ga apa2 jadi Imam, namun bunda diam2 mengulang sholat kembali jika tidak yakin. Ini untuk membangkitkan semangatnya daripada dilarang atau ditertawakan. Dia juga akan terpacu untuk tahsin jika diperkenankan jadi Imam. Peluk dan bisikan “bunda bangga kamu jadi imam, apalagi kalau bacaannya lebih indah”✅

9⃣Bunda Diah-Depok Assalamualaikum 

Ustad, anak saya umur 9th, sdh mulai asyik mengerjakan kegiatan yg disukai, alhamdulillah bbrp sdh sampai tahap 3E.

Apakah saya msh perlu untuk melakukan tour de talents untuk menambah wawasan atau fokus saja ke pengembangan gagasan?

9⃣bunda Diah yang baik di Depok,

Kalau bisa ada 3 aktifitas yang sangat disukai akan lebih baik. Menurut saya tidak terlalu perlu tour de talents, fokus saja sama yang sudah jelas 3E, itu juga kelak akan berkembang ke banyak derivasinya, misalnya suka fotografer, karena kemampuan visualnya yang menagkap angle yang unik,  ini juga ada beragam jenisnya, bisa fotografi kulinari, fotografi outdoor, animal, forest, deep sea dsbnya . ✅

🔟Bunda Ati – Bekasi

Assalamu’alaikum ustd Harry,

saya punya anak laki² 2. Yg pertama usia 8th anakny sangat kritis,gak bisa diam,suka sesuatu yg menantang,naik turun loncat dri ats lemari hal yg sdh biasa,suka menggambar,suka berimajinasi dan bercerita bisa dri pagi sampe sore full power 😁,sedangkn adikny sangat berbeda dngan sang  kakak. 

Adikny usia 4th, lebih slow,penurut,suka bermain puzzle,suka menceritakan gambar2 yg dibuat kakak nya, suka mengingatkn kakaknya untk lebih hati²,jika melakukan sesuatu sering berkata tidak basa. 

Yg ingin saya tanyakan stimulus apa yang harus saya berikan kpd anak – anak saya yg berbeda karakter ini?

Untk fitrah keimanan anak saya sdh melaksanakn sholat 5 wktu cuma klo tidak diingatkn sholatnya mepet ato diakhir waktu,saya sdh mengingatkn untuk sholat di awal wktu cuma masih blm digubris tapi klo ayahny yg mengingatkn pasti dia lngsng dilaksanakn.yg ingin saya tanyakn, apakah power ayah lebih kuat dimata anak dibanding ibu,krn hampir rata² anak – anak saya lebih mendengar sosok ayah dr pd ibu?

trima kasih🙏

🔟bunda Ati yang baik di Bekasi,

Kakak dan Adik itu seringkali Allah ciptakan berbeda, agar kelak ketika keluarga bunda punya Misi Keluarga, maka kakak dan adik ini akan saling melengkapi. Sang Kreatif memang harus didampingi Sang Empati. 

Stimulus untuk usia 8 tahun tentu dengan banyak wawasan dan aktifitas sesuai bakatnya, nampaknya perlu disalurkan kesukaannya pada tantangan outdoor, misalnya ekspedisi ke hutan, mendaki gunung bersama keluarga, berkano di rawa dsbnya. 

Stimulus karakter untuk adiknya belum perlu, fokus saja sama fitrah keimanannya agar ketika 7 tahun tidak sulit bahkan antusias menerima perintah sholat.

Power Ayah tentu dibutuhkan sejak Allah menyuruh orangtua memerintahkan Sholat di usia 7 tahun. Ini bagian dari dimulainya pendidikan Adab. Ayah diperlukan dalam pendidikan adab, karenanya sejak usia 7-10 tahun, anak lelaki lebih didekatkan ke ayahnya. Ayah sebaiknya menuntun anak lelakinya ke masjid, mengenalkan pada peran keayahan di sosial, mengajak melihat profesinya, mengajak olahraga macho dstnya.

Secara peran sang ayah adalah raja tega dan sang ibu adalah pembasuh luka. Ayah adalah pensuplai maskulinitas dan ego, sang bunda penyuplai feminitas dan empati. Fathership memberikan kemampuan leadership dan mothership memberi kemampuan followership dstnya

Jadi bagus jika dia dekat dan lebih mendengar ayahnya utk urusan adab dan rasional, dan biarlah dia mendengar bunda untuk urusan perasaan dan emosional ✅

Host:

Alhamdulillah tuntas sudah 10 pertanyaan dijawab oleh ustadz Harry

Jazakallahu khairan ustadz Harry yg telah berbagi ilmu dan menjawab semua pertanyaan. Smg ilmunya barokah, menghasilkan kebaikan yg bertambah-tambah :)🙏.

Ust. Harry:

Waiyyakum, jazakumullah untuk bunda Dwi dan para ayahbunda HEbAT yang bertanya dan bertugas malam ini. Semoga Allah SWT kuatkan ikatan hati kita, Allah mudahkan jalannya, , Allah kekalkan cintanya, Allah penuhi dada kita dengan cahayaNya yang tak pernah pudar. Allahumma aaamiin.

Wasswrwb :)🙏

Host:Aamiin ya Robbal’alamin 😇.  Wa’alaikumussalam wr wb :)🙏

Baiklah Ayah Bunda, waktu sudah menunjukkan pukul 22.15 WIT. Semua pertanyaan alhamdulillah sudah terjawab. 

Terima kasih pula untuk Bunda Arifah, Bunda Deasy dan Tim yg bertugas :)🙏

————————-

Atas perhatian Ayah dan Bunda kami mengucapkan Jazakumullah khairan katsiran…:)🙏

Kita tutup dengan do’a penutup majelis

Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik…

Kami tim yang bertugas pamit undur diri.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s