Sebuah Kenangan, Sebuah Renungan

Pada akhirnya, kita hanya seorang pembelajar dari setiap fase hidup kita. Kita meraba-raba, mencoba memahami maknanya, menyelami hikmahnya, menjadikannya bekal ransel perjalanan berikutnya. Pertanyaannya, apakah kita menemukan esensinya? (Roihanah, 2016)

Bismillahirrahmanirrahiim. Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah, yang masih mengijinkan setiap jemari menari, menuangkan apa-apa yang beberapa bulan ke belakang mencoba direnung-resapi,┬áteringat sebuah nasihat sederhana, satu paragraf taujih dalam pernikahan saya dan suami, Gus Pung, yang mengingatkan kami tentang ayat pernikahan, Ar Ruum:21, “Sesungguhnya yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” Bahkan, untuk memahami hikmah pernikahan pun, kita perlu berpikir, perlu bertafakkur, merenung-resapi bagaimana mewujud sakinah mawaddah warahmah yang tidak instan. Apalagi merenungi hidup.

Read More »

Advertisements